Sholat Tarawih merupakan ibadah sunnah yang sangat dianjurkan selama bulan Ramadhan.
Salah satu jumlah rakaat yang banyak diamalkan umat Islam adalah 11 rakaat, yaitu 8 rakaat sholat tarawih yang dilanjutkan dengan 3 rakaat sholat witir.
Sebelum melaksanakan sholat Tarawih, seorang Muslim dianjurkan untuk berniat terlebih dahulu.
Niat dapat dilakukan cukup di dalam hati, namun sebagian ulama juga membolehkan pelafalan niat untuk membantu kekhusyukan.
Jumlah Rakaat Sholat Tarawih dalam Islam
Dalam sejarah Islam, terdapat beberapa pendapat ulama mengenai jumlah rakaat sholat Tarawih.
Perbedaan ini menunjukkan bahwa pelaksanaannya bersifat fleksibel dan dapat disesuaikan dengan kemampuan masing-masing.
Sebagian riwayat menyebutkan bahwa Rasulullah SAW melaksanakan sholat malam di bulan Ramadhan sebanyak 11 rakaat.
Karena itu, banyak umat Islam memilih jumlah rakaat tersebut sebagai pedoman dalam menjalankan Tarawih.
Niat Sholat Tarawih
Dilansir dari laman detik.com, berikut bacaan niat sholat Tarawih yang biasa digunakan:
Niat Sholat Tarawih sebagai Imam
Arab Latin:
Ushalli sunnatat tarāwīhi rak’atayni mustaqbilal qiblati adā’an imāman lillāhi ta’ālā.
Artinya:
“Aku berniat sholat sunnah Tarawih dua rakaat menghadap kiblat sebagai imam karena Allah Ta’ala.”
Niat Sholat Tarawih sebagai Makmum
Arab Latin:
Ushalli sunnatat tarāwīhi rak’atayni mustaqbilal qiblati adā’an ma’mūman lillāhi ta’ālā.
Artinya:
“Aku berniat sholat sunnah Tarawih dua rakaat menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah Ta’ala.”
Niat Sholat Witir
Setelah sholat Tarawih, ibadah dilanjutkan dengan sholat Witir. Berikut niatnya sesuai jumlah rakaat:
Niat Witir 2 Rakaat
Arab Latin:
Ushalli sunnatan minal witri rak’ataini lillāhi ta’ālā.
Artinya:
“Aku berniat sholat sunnah Witir dua rakaat karena Allah Ta’ala.”
Niat Witir 1 Rakaat
Arab Latin:
Ushalli sunnatan minal witri rak’atan lillāhi ta’ālā.
Artinya:
“Aku berniat sholat sunnah Witir satu rakaat karena Allah Ta’ala.”
Tata Cara Sholat Tarawih 11 Rakaat
Dalam praktiknya, pelaksanaan sholat Tarawih 11 rakaat dapat dilakukan dengan dua metode yang umum digunakan:
1. Metode 4–4–3
- Sholat Tarawih dilakukan 4 rakaat salam
- Dilanjutkan 4 rakaat salam
- Ditutup dengan 3 rakaat Witir
Cara ini merujuk pada kebiasaan Rasulullah SAW yang diriwayatkan dalam beberapa hadits shahih.
2. Metode 2–2–2–2–2–1
- Sholat Tarawih dilaksanakan 2 rakaat salam sebanyak 4 kali (total 8 rakaat)
- Kemudian ditutup dengan sholat Witir 3 rakaat atau 1 rakaat
Metode ini paling sering dipraktikkan di masjid-masjid karena lebih ringan dan mudah diikuti jamaah.
Doa Setelah Sholat Witir
Setelah selesai melaksanakan sholat Witir, dianjurkan membaca doa berikut:
Subḥānal-malikil-quddūs (dibaca 3 kali)
Artinya: “Mahasuci Allah, Raja Yang Mahasuci.”
Kemudian dilanjutkan dengan doa perlindungan kepada Allah SWT agar diberikan keberkahan dan ampunan.
Cara Pelaksanaan Secara Umum
Secara keseluruhan, tata cara sholat Tarawih tidak berbeda dengan sholat sunnah lainnya, yaitu:
- Dimulai dengan niat
- Takbiratul ihram
- Membaca Al-Fatihah dan surat pendek
- Ruku, sujud, dan gerakan sholat seperti biasa
- Diakhiri dengan salam
Sholat Tarawih dapat dikerjakan sendiri di rumah maupun berjamaah di masjid.
Kesimpulan
Sholat Tarawih 11 rakaat yang terdiri dari 8 rakaat Tarawih dan 3 rakaat Witir merupakan salah satu tuntunan ibadah sunnah yang banyak diamalkan umat Islam pada bulan Ramadhan.
Pelaksanaan sholat ini dapat dilakukan dengan beberapa metode, baik pola 4–4–3 maupun 2–2–2–2–2–1, sesuai kemampuan dan kenyamanan jamaah.
Yang terpenting adalah niat yang ikhlas, tata cara yang benar, serta kekhusyukan dalam beribadah.
Memasuki Ramadhan, memahami niat dan tata cara sholat Tarawih dengan baik akan membantu umat Islam menjalankan ibadah dengan lebih sempurna dan penuh keberkahan.
Semoga panduan ini bermanfaat dan dapat menjadi bekal dalam menyambut Ramadhan dengan ibadah yang lebih berkualitas.
Sumber: detik.com










