Ibadah haji merupakan rukun Islam kelima yang menjadi impian bagi setiap Muslim, sehingga informasi terkait jadwal pelaksanaannya selalu dinantikan oleh calon jemaah.
Jadwal Haji 2026 bagi jemaah Indonesia telah ditetapkan secara resmi dan segera memasuki tahap pelaksanaan.
Rangkaian kegiatan ini diatur melalui Keputusan Menteri Haji dan Umrah Nomor 7 Tahun 2025, dengan mengacu pada kalender Ummul Quro Arab Saudi sebagai pedoman utama pelaksanaan ibadah.
Dilansir dari laman cahaya.kompas.com, seluruh tahapan dalam penyelenggaraan haji tahun 2026 mencakup proses masuk asrama, pemberangkatan ke Tanah Suci, pelaksanaan puncak ibadah, hingga kepulangan jemaah ke Indonesia.
Jadwal Pemberangkatan Haji 2026
Tahapan awal dimulai dari keberangkatan jemaah ke asrama haji sebelum diberangkatkan ke Arab Saudi dalam dua gelombang.
- 21 April 2026 (4 Dzulqaidah 1447 H): Jemaah mulai masuk asrama haji
- 22 April – 6 Mei 2026 (5–19 Dzulqaidah 1447 H): Pemberangkatan gelombang pertama ke Madinah
- 1 – 15 Mei 2026 (14–28 Dzulqaidah 1447 H): Perjalanan lanjutan dari Madinah ke Makkah
- 7 – 21 Mei 2026 (21 Dzulqaidah – 4 Dzulhijjah 1447 H): Pemberangkatan gelombang kedua ke Jeddah
- 21 Mei 2026: Batas akhir keberangkatan jemaah (penutupan Bandara Jeddah)
Jadwal Puncak Ibadah Haji 2026
Puncak ibadah haji menjadi inti dari seluruh rangkaian pelaksanaan, yang berlangsung di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
- 26 Mei 2026 (9 Dzulhijjah): Wukuf di Arafah
- 27 Mei 2026 (10 Dzulhijjah): Hari Raya Idul Adha
- 27 – 29 Mei 2026 (11–13 Dzulhijjah): Hari Tasyrik
Jadwal Kepulangan Jemaah Haji 2026
Setelah seluruh rangkaian ibadah selesai, jemaah akan dipulangkan secara bertahap dalam dua gelombang.
- 1 – 15 Juni 2026: Pemulangan gelombang pertama
- 1 Juni 2026: Awal kedatangan jemaah di Indonesia
- 7 – 30 Juni 2026: Pemulangan gelombang kedua
- 16 Juni – 1 Juli 2026: Kedatangan gelombang kedua
- 16 Juni 2026: Tahun Baru Hijriah 1448
Masa Operasional dan Lama Tinggal Jemaah
Masa operasional penyelenggaraan haji 2026 berlangsung selama kurang lebih 30 hari, yang terbagi dalam dua gelombang masing-masing 15 hari.
Sementara itu, durasi tinggal jemaah Indonesia di Arab Saudi diperkirakan antara 38 hingga 40 hari, mencakup seluruh rangkaian ibadah hingga persiapan kepulangan.
Persiapan Haji 2026 Hampir Selesai
Menjelang keberangkatan, Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf, menyampaikan bahwa persiapan operasional haji telah hampir mencapai 100 persen.
Hal ini disampaikan dalam pertemuan bersama jajaran Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah di Jawa Timur.
Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya pelaksanaan haji yang tertib, aman, dan bebas dari penyimpangan.
Jawa Timur sebagai daerah dengan jumlah jemaah terbesar dinilai menjadi indikator keberhasilan penyelenggaraan haji secara nasional.
Pemerintah juga memastikan bahwa seluruh tahapan pelaksanaan mengutamakan keselamatan dan kenyamanan jemaah, dengan berbagai langkah antisipasi untuk menghadapi kemungkinan kendala selama di Tanah Suci.
Kesimpulan
Jadwal Haji 2026 telah disusun secara rinci mulai dari proses masuk asrama, pemberangkatan, puncak ibadah, hingga kepulangan jemaah ke Indonesia.
Dengan masa operasional sekitar 30 hari dan durasi tinggal 38–40 hari, pemerintah berupaya memastikan seluruh rangkaian berjalan lancar.
Persiapan yang hampir rampung diharapkan mampu mendukung penyelenggaraan haji yang aman, tertib, dan memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh jemaah Indonesia.
Sumber : https://cahaya.kompas.com/aktual/










