Menjelang penutupan pekan, pelaku pasar masih mencermati sentimen global dan domestik yang memengaruhi arah pasar modal Indonesia.
Pergerakan IHSG pada perdagangan Jumat, 10 April 2026 diproyeksikan masih memiliki peluang penguatan, meski cenderung terbatas.
Rentang pergerakan indeks diperkirakan berada di kisaran 7.240 hingga 7.400, sehingga investor disarankan tetap waspada dalam menyusun strategi.
Pergerakan IHSG dan Analisis Teknikal
Dilansir dari laman liputan6.com. IHSG tercatat melanjutkan penguatan sebesar 0,39% ke level 7.307 dengan dukungan volume pembelian yang masih dominan.
Selain itu, posisi indeks yang bertahan di atas moving average (MA) 20 harian menunjukkan tren jangka pendek yang masih cukup positif.
Menurut analis Herditya Wicaksana, saat ini IHSG diperkirakan berada dalam fase wave (v) dari wave [c] pada struktur wave A (label hitam).
Kondisi ini membuat indeks masih berpotensi mengalami koreksi ke area 6.745–6.849.
Namun demikian, skenario terbaik menunjukkan IHSG telah menyelesaikan wave A (label biru) dan berpeluang melanjutkan penguatan menuju kisaran 7.497–7.677.
Level teknikal penting yang perlu dicermati:
- Support: 7.020 dan 6.917
- Resistance: 7.323 dan 7.440
Sementara itu, riset dari PT Pilarmas Investindo Sekuritas juga menyebutkan bahwa IHSG berpotensi bergerak menguat terbatas dalam rentang 7.240–7.400.
Rekomendasi Saham Hari Ini
Beberapa saham yang direkomendasikan oleh analis untuk perdagangan hari ini antara lain:
Dari Pilarmas Investindo Sekuritas:
- ANTM
- TPIA
- BRPT
Dari MNC Sekuritas:
- BUMI
- EXCL
- MINA
- RAJA
Rekomendasi Teknikal Saham Pilihan
1. BUMI – Buy on Weakness
Saham BUMI terkoreksi 3,17% ke level 244 dengan tekanan jual yang meningkat.
Posisi saat ini diperkirakan berada pada fase wave C dari wave (B).
- Buy: 224–236
- Target: 266, 280
- Stoploss: <216
2. EXCL – Buy on Weakness
EXCL turun tipis 0,96% ke 3.090, namun masih didominasi volume beli. Saat ini berada pada fase wave (C) dari wave [B].
- Buy: 2.980–3.060
- Target: 3.270, 3.390
- Stoploss: <2.830
3. MINA – Spec Buy
MINA melemah 2,08% ke 282 dengan volume yang menurun. Diperkirakan berada di wave [iii] dari wave C.
- Buy: 260–274
- Target: 310, 340
- Stoploss: <250
4. RAJA – Buy on Weakness
RAJA terkoreksi tipis 0,24% ke 4.240, namun tetap berada di atas MA200. Posisi teknikal menunjukkan fase wave lanjutan yang masih positif.
- Buy: 3.960–4.190
- Target: 4.760, 5.200
- Stoploss: <3.880
Kinerja IHSG pada Penutupan 9 April 2026
Pada perdagangan Kamis, 9 April 2026, IHSG berhasil berbalik menguat sebesar 0,39% ke level 7.307,58.
Kenaikan ini terjadi di tengah nilai transaksi harian yang relatif moderat, yakni di bawah Rp20 triliun.
Indeks LQ45 juga mencatat kenaikan tipis 0,04% ke posisi 733,90.
Pergerakan intraday IHSG berada di rentang:
- Tertinggi: 7.308,57
- Terendah: 7.191,59
Dari sisi perdagangan:
- 374 saham melemah
- 278 saham menguat
- 164 saham stagnan
Total frekuensi transaksi mencapai lebih dari 2,2 juta kali dengan volume 29 miliar saham dan nilai transaksi sekitar Rp17 triliun.
Nilai tukar dolar AS terhadap rupiah berada di kisaran Rp17.063.
Pergerakan Sektor Saham
Kinerja sektor saham menunjukkan variasi dengan dominasi penguatan, di antaranya:
- Consumer siklikal naik 1,99% (tertinggi)
- Energi menguat 1,82%
- Infrastruktur naik 0,58%
Selain itu:
- Sektor basic materials naik 0,28%
- Teknologi menguat 0,17%
- Transportasi naik tipis 0,01%
Kesimpulan
IHSG pada perdagangan 10 April 2026 diproyeksikan melanjutkan tren positif, namun dengan ruang penguatan yang terbatas.
Secara teknikal, indeks masih memiliki potensi koreksi sehingga investor perlu menerapkan strategi selektif dan disiplin terhadap level support serta resistance.
Rekomendasi saham yang diberikan analis dapat menjadi acuan, terutama dengan pendekatan buy on weakness untuk memanfaatkan koreksi jangka pendek.
Tetap perhatikan manajemen risiko dan pergerakan pasar global sebagai faktor pendukung keputusan investasi.
Sumber : https://www.liputan6.com/saham/read/









