Banyak masyarakat penasaran, berapa gaji polisi di tahun 2026? Hingga saat ini, gaji Polri 2026 masih berpedoman pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 7 Tahun 2024.
Artinya, belum ada perubahan resmi terkait kenaikan gaji pokok, dan besaran penghasilan anggota Polri masih ditentukan oleh pangkat serta Masa Kerja Golongan (MKG).
Namun, penting dipahami bahwa gaji pokok hanyalah salah satu komponen penghasilan. Dalam praktiknya, anggota Polri menerima berbagai tunjangan yang membuat total pendapatan bulanan bisa jauh lebih besar dari gaji pokok.
Gaji Polri 2026 berdasarkan pangkat
Dilansir dari Metrotvnews.com, besaran gaji polisi di tahun 2026 dibagi ke dalam empat golongan utama, mulai dari tamtama hingga perwira tinggi. Semakin tinggi pangkat dan semakin lama masa kerja, maka gaji yang diterima juga semakin besar.
Berikut penjelasan lengkapnya :
1. Golongan I – Tamtama
Golongan ini merupakan jenjang awal dalam kepolisian. Pada tahun 2026, gaji pokok tamtama berada di kisaran Rp1,7 juta hingga Rp3,1 juta per bulan, tergantung pangkat dan masa kerja. Pangkat dalam golongan ini meliputi Bhayangkara Dua hingga Ajun Brigadir Polisi.
2. Golongan II – Bintara
Bintara merupakan tulang punggung operasional kepolisian di lapangan. Gaji Polri 2026 untuk bintara berkisar antara Rp2,2 juta sampai Rp4,3 juta per bulan. Golongan ini mencakup Brigadir Polisi hingga Ajun Inspektur Polisi Satu.
3. Golongan III – Perwira Pertama
Perwira pertama memiliki tanggung jawab kepemimpinan yang lebih besar. Pada 2026, gaji pokok perwira pertama berada di rentang Rp2,9 juta hingga Rp5,1 juta per bulan, mulai dari Inspektur Polisi Dua hingga Ajun Komisaris Polisi.
4. Golongan IV – Perwira Menengah dan Tinggi
Golongan tertinggi dalam struktur Polri ini mencakup Komisaris Polisi hingga Jenderal Polisi. Gaji pokok Polri 2026 pada golongan ini berada di kisaran Rp3,2 juta hingga Rp6,4 juta per bulan, belum termasuk berbagai tunjangan strategis.
Tunjangan penghasilan polisi
Selain gaji pokok, anggota Polri menerima sejumlah tunjangan tetap dan tidak tetap. Inilah yang membuat total penghasilan polisi bisa berlipat ganda:
1. Tunjangan keluarga
Polisi yang sudah berkeluarga mendapatkan tambahan 10 persen dari gaji pokok untuk pasangan serta 2 persen per anak (maksimal dua anak).
2. Uang Lauk Pauk (ULP)
ULP diberikan kepada anggota aktif sebesar Rp60.000 per hari. Jika dihitung dalam satu bulan, jumlahnya bisa mencapai sekitar Rp1,8 juta.
3. Tunjangan beras
Setiap anggota Polri memperoleh tunjangan beras setara 18 kg per bulan, ditambah 10 kg untuk masing-masing anggota keluarga.
4. Tunjangan kinerja (tukin)
Tunjangan kinerja merupakan komponen terbesar. Besarannya disesuaikan dengan kelas jabatan, mulai dari Rp1,9 juta hingga Rp29 juta per bulan. Khusus untuk Wakapolri, tunjangan kinerja bahkan bisa mencapai Rp34,9 juta per bulan.
Apakah ada kenaikan gaji Polri 2026?
Pemerintah sebelumnya sempat mewacanakan kenaikan gaji ASN sebesar 16 persen. Namun hingga memasuki tahun 2026, kenaikan gaji Polri masih belum direalisasikan dan masih menunggu aturan teknis lebih lanjut. Artinya, besaran gaji polisi tahun 2026 masih sama seperti tahun sebelumnya.
Baca Juga : Gaji PNS 2026
Kesimpulan
Secara keseluruhan, gaji Polri 2026 terdiri dari gaji pokok sesuai pangkat dan masa kerja, ditambah berbagai tunjangan yang cukup signifikan.
Dengan adanya tunjangan keluarga, ULP, beras, dan tunjangan kinerja, total penghasilan anggota Polri setiap bulan bisa jauh lebih besar dibandingkan gaji pokoknya saja.
Jika Anda ingin, saya juga bisa menyederhanakan versi ini untuk berita online, membuat versi SEO, atau menghitung simulasi total gaji polisi berdasarkan pangkat tertentu.
Sumber : metrotvnews.com










