Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) selalu menjadi perhatian besar masyarakat setiap kali dibuka. Banyak pencari kerja yang menunggu kesempatan ini karena profesi Aparatur Sipil Negara (ASN) dinilai memiliki jenjang karier jelas, pendapatan stabil, serta berbagai fasilitas pendukung. Namun, di balik tingginya minat tersebut, proses seleksi CPNS dikenal cukup ketat dan kompetitif.
Secara umum, tahapan utama seleksi CPNS terdiri dari Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Meski demikian, pada beberapa instansi tertentu, peserta juga diwajibkan mengikuti tes tambahan seperti psikotes, wawancara, tes kesehatan lanjutan, uji praktik kerja, atau tes kemampuan khusus. Karena itu, banyak pelamar mencari instansi yang hanya menggunakan SKD dan SKB tanpa tahapan tambahan.
Kabar baiknya, terdapat sejumlah instansi yang pada seleksi sebelumnya menerapkan mekanisme standar, yaitu cukup melalui SKD dan SKB saja. Hal ini tentu menjadi peluang menarik bagi pelamar yang ingin fokus mempersiapkan dua tahapan utama tersebut.
Apa Itu SKD dan SKB?
Sebelum membahas daftar instansi, penting untuk memahami dua tahapan utama dalam seleksi CPNS.
SKD (Seleksi Kompetensi Dasar) merupakan tes awal berbasis komputer atau CAT (Computer Assisted Test). Materi yang diujikan biasanya meliputi :
- Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)
- Tes Intelegensia Umum (TIU)
- Tes Karakteristik Pribadi (TKP)
Sementara itu, SKB (Seleksi Kompetensi Bidang) adalah tes lanjutan yang disesuaikan dengan jabatan yang dilamar. Materinya lebih spesifik sesuai kebutuhan instansi.
Jika suatu instansi tidak menambahkan tes lain, maka peserta hanya perlu fokus menghadapi dua tahapan penting tersebut.
Instansi Hanya Gelar SKD dan SKB
Instansi hanya melaksanakan tahapan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Seluruh peserta CPNS yang dinyatakan lolos seleksi administrasi wajib mengikuti SKD berbasis CAT guna menilai kemampuan dasar calon aparatur sipil negara. Materi yang diujikan dalam SKD meliputi wawasan umum, kemampuan logika, penguasaan bahasa Indonesia, serta kemampuan numerik.
Peserta yang berhasil melewati SKD berhak melanjutkan ke tahap SKB CAT, serta SKB tambahan apabila diberlakukan oleh instansi terkait. Penentuan kelulusan CPNS dihitung dari akumulasi nilai SKD sebesar 40 persen dan nilai SKB sebesar 60 persen.
Untuk instansi pusat yang menerapkan SKB tambahan, nilai SKB CAT memiliki bobot paling sedikit 50 persen dari total nilai SKB. Sementara itu, tes wawancara memiliki porsi maksimal 30 persen, sedangkan tambahan nilai dari sertifikat kompetensi atau penilaian lain maksimal 20 persen dari total nilai SKB.
Daftar 20 Instansi CPNS Tanpa Tes Tambahan
Di lansir dari laman Kompas.com, berdasarkan pola seleksi sebelumnya, berikut sejumlah instansi yang kerap hanya menggunakan SKD dan SKB berbasis CAT, tanpa SKB tambahan sesuai formasi tertentu :
- Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo)
- Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek), kecuali formasi dosen
- Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf)
- Kementerian Kesehatan (Kemenkes)
- Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN)
- Komisi Pemilihan Umum (KPU)
- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu)
- Kementerian Perhubungan (Kemenhub)
- Kementerian Pertanian (Kementan)
- Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkopukm)
- Kementerian Sosial (Kemensos)
- Badan Kepegawaian Negara (BKN)
- Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker)
- Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), kecuali polisi hutan
- Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)
- Badan Pangan Nasional (Bapanas)
- Setjen Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas)
- Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri)
- Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK)
- Mahkamah Agung (MA)
Perlu diingat, kebijakan seleksi dapat berubah setiap tahun tergantung kebutuhan masing-masing instansi.
Keuntungan Memilih Instansi Tanpa Tes Tambahan
Banyak pelamar tertarik memilih instansi yang hanya menggunakan SKD dan SKB karena beberapa alasan.
1. Persiapan Lebih Fokus
Peserta cukup memusatkan perhatian pada dua jenis ujian utama tanpa harus mempelajari tes tambahan lain.
2. Tahapan Lebih Sederhana
Semakin sedikit tahapan seleksi, maka proses administrasi dan persiapan menjadi lebih mudah.
3. Hemat Waktu dan Biaya
Tes tambahan kadang membutuhkan perjalanan ke lokasi tertentu atau perlengkapan khusus. Jika hanya SKD dan SKB, peserta dapat lebih efisien.
4. Penilaian Lebih Objektif
Karena berbasis CAT dan standar nasional, hasil SKD dan sebagian SKB dinilai lebih transparan.
Hal yang Harus Tetap Diperhatikan
Walaupun tanpa tes tambahan, persaingan tetap tinggi. Banyak pelamar mengincar instansi yang proses seleksinya dianggap lebih sederhana. Oleh karena itu, jangan menganggap seleksi menjadi mudah.
Beberapa hal penting yang perlu diperhatikan :
- Cek pengumuman resmi saat pendaftaran dibuka
- Teliti syarat pendidikan dan jurusan
- Pastikan dokumen lengkap
- Pelajari passing grade dan nilai ambang batas terbaru
- Rutin latihan soal CAT
Selain itu, setiap instansi bisa saja mengubah metode SKB, misalnya wawancara berbasis CAT atau penambahan praktik kerja sesuai jabatan tertentu.
Tips Lolos Seleksi CPNS
Agar peluang lolos lebih besar, lakukan persiapan sejak dini.
- Belajar Terjadwal
Buat jadwal rutin mempelajari TWK, TIU, dan TKP. - Ikut Simulasi CAT
Latihan komputer sangat membantu meningkatkan kecepatan menjawab. - Pilih Formasi Sesuai Kualifikasi
Jangan asal pilih instansi. Sesuaikan dengan latar belakang pendidikan dan peluang persaingan. - Pantau Informasi Resmi
Gunakan portal SSCASN dan situs instansi sebagai sumber utama. - Jaga Kondisi Fisik dan Mental
Seleksi membutuhkan konsentrasi tinggi. Istirahat cukup dan tetap tenang sangat penting.
Kesimpulan
Instansi CPNS yang hanya menerapkan SKD dan SKB tanpa tes tambahan menjadi pilihan menarik bagi banyak pelamar. Dengan tahapan yang lebih sederhana, peserta bisa lebih fokus mempersiapkan dua ujian utama. Sejumlah kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah sebelumnya menggunakan pola seleksi tersebut.
Meski begitu, persaingan tetap ketat karena jumlah peminat sangat besar. Karena itu, kunci keberhasilan tetap terletak pada persiapan matang, strategi belajar yang tepat, serta ketelitian saat memilih formasi. Pastikan selalu mengecek pengumuman resmi agar memperoleh informasi terbaru mengenai seleksi CPNS mendatang.
Sumber :
https://www.kompas.com/tren/read/2025/01/13/193000465/daftar-20-instansi-gelar-seleksi-cpns-hanya-skd-dan-skb-tanpa-tes-tambahan?page=all








