Dzikir pagi dan petang menjadi amalan penting yang semakin relevan di tengah aktivitas harian yang padat. Selain sebagai bentuk ibadah, dzikir juga berfungsi menjaga ketenangan hati dan memperkuat spiritualitas seorang muslim.
Amalan ini tidak membutuhkan waktu lama, namun memiliki dampak besar jika dilakukan secara konsisten. Dalam ajaran Islam, dzikir pagi dan petang dianjurkan langsung oleh Rasulullah SAW dan memiliki dasar kuat dari Al-Qur’an serta hadis.
Oleh karena itu, memahami bacaan dan cara istiqamah melakukannya menjadi penting untuk diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Bacaan Dzikir Pagi dan Petang yang Dianjurkan
Berikut beberapa bacaan dzikir pagi dan petang yang umum diamalkan sesuai sunnah:
1. Ta’awudz
أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
Artinya:“Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk.”
2. Ayat Kursi (1x)
Membaca Ayat Kursi menjadi salah satu dzikir utama karena mengandung perlindungan dari Allah sepanjang hari.
3. Surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Naas (3x)
Ketiga surat ini dibaca masing-masing tiga kali sebagai perlindungan dari berbagai keburukan.
4. Sayyidul Istighfar
Dzikir ini merupakan doa memohon ampunan terbaik yang diajarkan Rasulullah SAW.
5. Dzikir Tasbih, Tahmid, dan Takbir
- Subhanallah
- Alhamdulillah
- Allahu Akbar
Dzikir ini dapat dibaca berulang sesuai kemampuan, misalnya 33 kali.
6. Istighfar Minimal 100x
Memohon ampun kepada Allah menjadi bagian penting dalam dzikir pagi dan petang.
Secara keseluruhan, bacaan dzikir ini bertujuan untuk memohon perlindungan, keberkahan, dan ketenangan dalam menjalani aktivitas harian.
Keutamaan Dzikir Pagi dan Petang
Dzikir pagi dan petang memiliki banyak keutamaan, di antaranya:
- Menenangkan hati dan pikiran
- Mendapat perlindungan dari bahaya
- Mendekatkan diri kepada Allah
- Menjadi amalan ringan dengan pahala besar
Dalam hadis disebutkan bahwa orang yang rutin berdzikir akan mendapatkan kecukupan dari Allah dalam berbagai urusan hidupnya.
Cara Istiqamah Melakukan Dzikir
Meski terlihat sederhana, menjaga konsistensi dzikir sering menjadi tantangan. Berikut beberapa cara agar bisa istiqamah:
- Tentukan Waktu Tetap
Biasakan dzikir setelah salat Subuh dan Asar agar menjadi rutinitas harian. - Gunakan Buku atau Aplikasi Dzikir
Panduan dzikir membantu menjaga urutan bacaan dan memudahkan konsistensi. - Mulai dari yang Ringan
Tidak perlu langsung panjang, mulai dari dzikir singkat lalu tingkatkan secara bertahap. - Pahami Makna Bacaan
Memahami arti dzikir akan membuat hati lebih khusyuk dan tidak sekadar rutinitas. - Lingkungan yang Mendukung
Berada di lingkungan yang baik akan membantu menjaga kebiasaan dzikir.
Penutup
Dzikir pagi dan petang bukan sekadar amalan sunnah, tetapi kebutuhan spiritual yang membantu menjaga keseimbangan hidup. Dengan bacaan yang sederhana namun penuh makna, dzikir mampu menghadirkan ketenangan dan perlindungan dalam aktivitas sehari-hari. Kunci utama dari manfaat dzikir adalah konsistensi. Dengan memulai dari langkah kecil, memahami makna, dan menjadikannya rutinitas, setiap muslim dapat menjaga istiqamah dalam berdzikir.
Sumber
https://www.detik.com/hikmah/doa-dan-hadits/d-8162575/dzikir-pagi-sesuai-sunnah-bacaan-dalil-dan-keutamaannya










