Dalam kehidupan, umat Islam tidak terlepas dari berbagai ujian, baik berupa musibah, bencana, maupun kondisi sulit yang menimpa masyarakat luas.
Dalam situasi seperti ini, Islam mengajarkan sebuah amalan khusus yang dikenal sebagai doa qunut nazilah. Amalan ini dilakukan sebagai bentuk permohonan kepada Allah SWT agar diberikan pertolongan, perlindungan, dan keselamatan dari berbagai kesulitan yang dihadapi.
Qunut nazilah bukanlah doa yang dibaca setiap hari seperti qunut Subuh, melainkan dibaca pada waktu-waktu tertentu ketika terjadi keadaan darurat atau musibah besar. Oleh karena itu, penting bagi setiap Muslim untuk memahami bacaan, arti, serta cara mengamalkannya sesuai dengan tuntunan sunnah.
Pengertian Doa Qunut Nazilah
Qunut nazilah adalah doa yang dibaca dalam shalat fardhu ketika umat Islam sedang menghadapi bencana atau cobaan besar. Kata “nazilah” sendiri berarti musibah atau peristiwa berat. Doa ini pernah diamalkan oleh Nabi Muhammad SAW ketika umat Islam menghadapi kesulitan, seperti peperangan atau penindasan.
Qunut nazilah biasanya dibaca pada rakaat terakhir setelah bangun dari rukuk (i’tidal). Meski sering dilakukan pada shalat Subuh, sebagian ulama membolehkan membacanya di semua shalat wajib.
Bacaan Doa Qunut Nazilah (Arab, Latin, dan Arti)
Arab :
اللَّهُمَّ اهْدِنَا فِيمَنْ هَدَيْتَ، وَعَافِنَا فِيمَنْ عَافَيْتَ، وَتَوَلَّنَا فِيمَنْ تَوَلَّيْتَ، وَبَارِكْ لَنَا فِيمَا أَعْطَيْتَ، وَقِنَا شَرَّ مَا قَضَيْتَ، فَإِنَّكَ تَقْضِي وَلَا يُقْضَى عَلَيْكَ، إِنَّهُ لَا يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ، وَلَا يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ، تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ
Latin :
Allahummahdinaa fiiman hadait, wa ‘aafinaa fiiman ‘aafait, wa tawallanaa fiiman tawallait, wa baarik lanaa fiimaa a’thait, wa qinaa syarra maa qadhait. Fa innaka taqdhi wa laa yuqdhaa ‘alaik, innahu laa yadzillu man waalait, wa laa ya’izzu man ‘aadait, tabaarakta rabbanaa wa ta’aalait.
Artinya :
“Ya Allah, berilah kami petunjuk bersama orang-orang yang telah Engkau beri petunjuk, berilah kami kesehatan bersama orang-orang yang Engkau beri kesehatan, peliharalah kami bersama orang-orang yang Engkau pelihara, berkahilah kami pada apa yang Engkau berikan, dan lindungilah kami dari keburukan yang Engkau tetapkan. Sesungguhnya Engkau Maha Menetapkan dan tidak ada yang dapat menetapkan atas-Mu. Sesungguhnya tidak akan hina orang yang Engkau lindungi dan tidak akan mulia orang yang Engkau musuhi. Maha Suci Engkau, wahai Tuhan kami, dan Maha Tinggi Engkau.”
Tambahan Doa (untuk Musibah/Perang)
Arab :
اللَّهُمَّ أَنْجِ الْمُسْتَضْعَفِيْنَ مِنَ الْمُؤْمِنِيْنَ فِي فَلَسْطِيْنَ وَفِي كُلِّ مَكَانِ وَاشْدُدْ وَطْأَتَكَ عَلَى الْقَوْمِ الظَّالِميْنَ
Latin :
Allahumma anjil mustadh’afiina minal mu’miniina fii falasthiina wa fii kulli makaan, wasydud wath’ataka ‘alal qawmizh zhaalimiin.
Artinya :
“Ya Allah, berilah aku petunjuk seperti orang-orang yang telah Engkau beri petunjuk. Berilah aku kesehatan seperti orang yang telah Engkau beri kesehatan. Pimpinlah aku bersama-sama orang-orang yang telah Engkau pimpin. Berilah berkah pada segala apa yang telah Engkau berikan kepadaku. Dan peliharalah aku dari kejahatan yang Engkau pastikan”
Dalam praktiknya, doa ini bisa ditambahkan dengan permohonan khusus sesuai kondisi yang sedang dihadapi, seperti meminta keselamatan dari bencana, perlindungan dari musuh, atau kemudahan dalam kesulitan.
Cara Mengamalkan Doa Qunut Nazilah
Agar pelaksanaan qunut nazilah sesuai dengan sunnah, berikut langkah-langkah yang dapat diikuti :
- Dilakukan dalam shalat fardhu
Qunut nazilah dibaca pada rakaat terakhir shalat wajib, seperti Subuh, Zuhur, Asar, Maghrib, atau Isya. - Dibaca setelah rukuk
Posisi membaca doa adalah setelah bangkit dari rukuk (i’tidal), sama seperti qunut pada shalat Subuh. - Mengangkat tangan
Disunnahkan untuk mengangkat kedua tangan saat berdoa sebagai bentuk kerendahan diri kepada Allah SWT. - Diaminkan oleh makmum
Jika dilakukan secara berjamaah, imam membaca doa dengan suara jelas, sementara makmum mengaminkan. - Dilakukan selama masa musibah
Qunut nazilah tidak dibaca terus-menerus, melainkan hanya selama kondisi sulit masih berlangsung.
Keutamaan Doa Qunut Nazilah
Mengamalkan doa qunut nazilah memiliki banyak keutamaan. Di antaranya adalah sebagai bentuk tawakal dan pengakuan bahwa hanya Allah yang mampu menghilangkan kesulitan. Selain itu, doa ini juga mempererat ukhuwah Islamiyah karena biasanya dilakukan secara berjamaah untuk kepentingan bersama.
Amalan ini juga menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT, terutama di saat manusia berada dalam kondisi lemah dan membutuhkan pertolongan-Nya. Dengan memohon secara sungguh-sungguh, diharapkan Allah mengangkat musibah dan menggantinya dengan kebaikan.
Kesimpulan
Doa qunut nazilah merupakan amalan sunnah yang sangat dianjurkan ketika umat Islam menghadapi musibah atau kondisi darurat. Bacaan doa ini berisi permohonan perlindungan, petunjuk, dan keberkahan dari Allah SWT. Pelaksanaannya dilakukan dalam shalat fardhu pada rakaat terakhir setelah rukuk.
Dengan memahami bacaan, arti, dan tata cara mengamalkannya, umat Islam dapat menjalankan qunut nazilah dengan benar sesuai sunnah. Semoga dengan doa yang tulus, Allah SWT memberikan pertolongan dan mengangkat segala kesulitan yang sedang dihadapi.
Sumber :
https://www.detik.com/jabar/berita/d-6988466/doa-qunut-nazilah-yang-diamalkan-untuk-keselamatan-umat-muslim









