Informasi
Beranda / Informasi / Apa Bacaan Bilal Sholat Idul Fitri? Ini Teks Arab, Latin, dan Urutannya Lengkap

Apa Bacaan Bilal Sholat Idul Fitri? Ini Teks Arab, Latin, dan Urutannya Lengkap

Apa Bacaan Bilal Sholat Idul Fitri? Ini Teks Arab, Latin, dan Urutannya Lengkap
Apa Bacaan Bilal Sholat Idul Fitri? Ini Teks Arab, Latin, dan Urutannya Lengkap

Salat Idul Fitri merupakan salah satu ibadah istimewa yang dilaksanakan umat Islam setiap tanggal 1 Syawal.

Berbeda dengan salat wajib lima waktu, salat hari raya ini tidak diawali dengan azan maupun iqamah.

Sebagai penggantinya, seorang bilal atau muraqqi bertugas menyeru jamaah dengan kalimat khusus untuk menandakan bahwa salat akan segera dimulai.

Seruan yang biasa dikumandangkan oleh bilal adalah:

الصَّلَاةَ جَامِعَةً
(As-shalātu jāmi‘ah)

Artinya: “Mari melaksanakan salat berjamaah.”

Tugas bilal dalam salat Idul Fitri dijelaskan dalam beberapa literatur fikih, seperti dalam kitab Al-Muhadzdzab beserta syarahnya Al-Majmu’.

Dalam kitab tersebut disebutkan bahwa bilal berperan memanggil jamaah serta membantu kelancaran rangkaian ibadah sebelum dan sesudah salat.

Penjelasan mengenai hal ini juga dirangkum dari berbagai referensi keislaman, salah satunya dilansir dari laman uipublishing.id.



Urutan Bacaan Bilal Sebelum Salat Idul Fitri

Sebelum imam memimpin salat, bilal terlebih dahulu berdiri untuk mengajak jamaah bersiap melaksanakan salat Idul Fitri.

Biasanya bilal mengumandangkan takbir serta seruan salat agar jamaah yang berada di masjid atau lapangan dapat berkumpul dengan tertib.

Berikut bacaan yang biasanya disampaikan oleh bilal:

اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ، اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ، لَا إلٰهَ إلَّا اللهُ وَ اللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ وَلِلّٰهِ الْحَمْدُ
صَلُّوْا سُنَّةً لِعِيْدِ الْفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ جَامِعَةً رَحِمَكُمُ اللهُ (×٢)
الصَّلَاةَ جَامِعَةً

Latin:
Allāhu akbar (6x), Lā ilāha illallāhu wallāhu akbar, Allāhu akbar walillāhil hamd.
Shollū sunnatal li’īdil fithri rak’ataini jāmi’ata rahimakumullāh (2x).
Ash-shalāta jāmi’ah.

Seruan tersebut bertujuan mengajak jamaah untuk segera merapatkan barisan dan mengikuti salat Idul Fitri secara berjamaah.



Tugas Bilal Setelah Salat dan Sebelum Khutbah

Setelah salat dua rakaat selesai dilaksanakan, rangkaian ibadah dilanjutkan dengan khutbah Idul Fitri.

Pada tahap ini, bilal kembali memiliki peran penting, yaitu mengingatkan jamaah agar tetap tenang dan menyimak khutbah dengan baik.

Bilal akan berdiri menghadap jamaah sambil menyampaikan seruan berikut:

اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ، لَا إلٰهَ إلَّا اللهُ وَ اللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ وَلِلّٰهِ الْحَمْدُ
يَا مَعَاشِرَ الْمُسْلِمِيْنَ وَزُمْرَةَ الْمُؤْمِنِيْنَ رَحِمَكُمُ اللهُ…

Latin:
Allāhu akbar (3x), Lā ilāha illallāhu wallāhu akbar Allāhu akbar walillāhil hamd.
Yā ma’āsyiral muslimīna wa zumratal mu’minīna rahimakumullāh…

Seruan tersebut berisi pengingat bahwa hari itu adalah hari kemenangan bagi umat Islam serta ajakan agar jamaah mendengarkan khutbah dengan khusyuk.



Doa Bilal Saat Penyerahan Tongkat kepada Khatib

Dalam beberapa tradisi pelaksanaan salat Idul Fitri, terdapat prosesi penyerahan tongkat kepada khatib sebelum naik ke mimbar.

Pada momen ini, bilal biasanya membaca doa yang berisi permohonan keselamatan dan kekuatan bagi umat Islam.

Berikut bacaan doa yang dilantunkan:

اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلىٰ مُحَمَّدٍ، اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلىٰ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ…

Latin:
Allohumma sholli ‘ala muhammadin, Allohumma sholli ‘ala sayyidina muhammadin… hingga selesai.

Doa tersebut berisi permohonan agar Allah memperkuat agama Islam, memberikan kebaikan kepada umat Muslim, serta memberikan akhir kehidupan yang baik.



Peran Bilal Ketika Khatib di Mimbar

Saat khatib sudah berada di atas mimbar dan memberi salam kepada jamaah, bilal kembali mengumandangkan takbir sebagai bagian dari rangkaian khutbah Idul Fitri.

Beberapa bacaan yang dilakukan bilal di antaranya:

  1. Takbir singkat, dibaca tiga kali disertai kalimat tauhid dan tahmid.
  2. Selawat di antara dua khutbah, yaitu:

اَللّٰـهُمَّ صَلِّ عَلىٰ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلىٰ اٰلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ

Latin:
Allāhumma shalli ‘alā sayyidinā Muhammadin wa ‘alā āli sayyidinā Muhammad.

Selawat ini dibaca ketika khatib duduk di antara khutbah pertama dan khutbah kedua.



Kesimpulan

Menjadi bilal dalam salat Idul Fitri bukan hanya sekadar tugas teknis, tetapi juga bentuk pelayanan dalam menjaga ketertiban dan kekhusyukan ibadah hari raya.

Dengan memahami urutan bacaan serta tugas-tugasnya, seorang bilal dapat membantu jalannya salat dan khutbah Idul Fitri dengan baik.

Panduan bacaan bilal dalam bahasa Arab dan latin ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi umat Islam, khususnya para pemuda yang sering bertugas di masjid.

Dengan persiapan yang baik, mereka dapat menjalankan peran tersebut dengan percaya diri saat hari raya tiba.

Setelah seluruh rangkaian ibadah selesai, biasanya jamaah saling bersalaman sebagai simbol saling memaafkan dan mempererat ukhuwah di hari kemenangan.

Sumber : https://uipublishing.id/

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan