Besaran gaji pokok dan tunjangan pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) kembali menjadi perhatian masyarakat pada Mei 2026. Banyak pensiunan maupun keluarga ASN mulai mencari informasi terkait nominal gaji pensiun serta tunjangan yang diterima setiap bulan.
Mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2024, pemerintah tidak melakukan perubahan terhadap besaran gaji pensiun PNS pada tahun 2026. Artinya, nominal gaji yang diterima pensiunan masih sama seperti ketentuan sebelumnya.
Besaran gaji pensiun sendiri berbeda-beda tergantung golongan dan pangkat terakhir saat masih aktif sebagai PNS.
Daftar Gaji Pensiunan PNS 2026 Berdasarkan Golongan
Berikut rincian gaji pokok pensiunan PNS tahun 2026:
Golongan I (Juru)
- Rp1.748.100 hingga Rp2.256.700
Golongan II (Pengatur)
- Rp1.748.100 hingga Rp3.208.800
Golongan III (Penata)
- Rp1.748.100 hingga Rp4.029.600
Golongan IV (Pembina)
- Rp1.748.100 hingga Rp4.957.100
Semakin tinggi golongan dan masa kerja saat menjadi ASN, maka semakin besar pula gaji pensiun yang diterima setiap bulan.
Siapa yang Berhak Menerima Gaji Pensiun PNS?
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2020, gaji pensiun diberikan kepada PNS yang telah memasuki batas usia pensiun atau BUP, yakni usia 58 tahun.
Namun, ketentuan tersebut bisa berbeda untuk ASN yang menduduki jabatan fungsional tertentu.
Pemerintah memberikan gaji pensiun seumur hidup sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian ASN kepada negara selama masa kerja.
Cara Pencairan Gaji Pensiunan PNS 2026
Pencairan gaji pensiun dilakukan setiap tanggal 1 setiap bulan melalui PT Taspen dan bank mitra resmi.
Berikut beberapa cara pencairannya:
1. Melalui Kantor Pos
Pensiunan dapat mengambil dana pensiun di kantor pos terdekat dengan membawa dokumen berikut:
- KTP asli
- Kartu Taspen
- Kartu Keluarga (KK)
- SK Pensiun
2. Melalui Minimarket
Pencairan juga dapat dilakukan melalui minimarket seperti Alfamart dan Indomaret.
Pensiunan hanya perlu menunjukkan kode transaksi dari aplikasi POSPAY serta KTP asli untuk melakukan penarikan tunai tanpa potongan.
3. Layanan Home Visit
Bagi pensiunan yang sedang sakit atau tidak bisa datang langsung, Pos Indonesia menyediakan layanan home visit.
Melalui layanan ini, petugas Pos Indonesia akan mengantarkan dana pensiun langsung ke rumah penerima.
Tunjangan Tambahan untuk Pensiunan PNS
Selain gaji pokok, pensiunan PNS juga masih mendapatkan sejumlah tunjangan tambahan dari pemerintah.
Gaji ke-13
Pensiunan berhak menerima gaji ke-13 yang diberikan satu kali dalam setahun.
Tunjangan Keluarga
- Suami atau istri: 10 persen dari gaji pokok
- Anak: 2 persen per anak
Tunjangan Pangan
Pemerintah memberikan tunjangan pangan berupa beras sebanyak 10 kilogram setiap bulan.
Tunjangan Hari Raya (THR)
THR juga tetap diberikan kepada pensiunan setiap tahun. Untuk tahun 2026, pencairan THR mulai dilakukan sejak 5 Maret 2026.
Pemerintah Pastikan Hak Pensiunan Tetap Terjamin
Pemerintah terus memastikan hak para pensiunan PNS tetap terpenuhi melalui pembayaran gaji dan tunjangan secara rutin setiap bulan. Dengan adanya gaji pensiun serta berbagai tunjangan tambahan, diharapkan para pensiunan ASN tetap dapat memenuhi kebutuhan hidup dan menjaga kesejahteraan keluarga setelah memasuki masa pensiun.
Penutup
Itulah informasi mengenai besaran gaji pokok dan tunjangan pensiunan PNS tahun 2026 lengkap dengan cara pencairannya. Pemerintah memastikan pembayaran gaji pensiun tetap dilakukan secara rutin setiap bulan sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian ASN kepada negara.
Para pensiunan diharapkan dapat memanfaatkan hak pensiun dan tunjangan tersebut untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Komentar