Shalat merupakan ibadah utama dalam Islam yang menjadi tiang agama. Dalam pelaksanaannya, terdapat beberapa bacaan yang dianjurkan untuk menambah kekhusyukan, salah satunya adalah doa iftitah. Doa ini dibaca setelah takbiratul ihram dan sebelum membaca surah Al-Fatihah.
Meskipun termasuk amalan sunnah, doa iftitah memiliki makna yang sangat dalam karena berisi pujian dan pengagungan kepada Allah SWT. Dengan memahami bacaan, arti, hukum, serta waktu membacanya, seorang muslim dapat menjalankan shalat dengan lebih sempurna dan penuh penghayatan.
Pengertian Doa Iftitah
Secara bahasa, “iftitah” berarti pembuka. Dalam konteks shalat, doa iftitah adalah doa yang dibaca pada awal shalat setelah takbiratul ihram. Doa ini menjadi pembuka sebelum memasuki bacaan utama dalam shalat.
Doa iftitah juga mencerminkan sikap seorang hamba yang merendahkan diri di hadapan Allah, sekaligus menyatakan ketundukan dan keikhlasan dalam beribadah.
Bacaan Doa Iftitah Lengkap
Arab :
اَللهُ اَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ لِلّهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَاَصِيْلًا. اِنِّى وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَالْاَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا اَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ. اِنَّ صَلَاتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ لِلّهِ رَبِّ الْعَا لَمِيْنَ. لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَبِذَلِكَ اُمِرْتُ وَاَنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ”
Latin : Allaahu akbar kabiraa walhamdulillaahi katsiiraa, wa subhaanallaahi bukratan wa’ashiilaa. Innii wajjahtu wajhiya lilladzii fatharas samaawaati wal ardha haniifan musliman wa maa anaa minal musyrikiin. Inna shalaatii wa nusukii wa mahyaaya wa mamaatii lillaahi rabbil ‘aalamiin. Laa syariikalahu wa bidzaalika umirtu wa ana minal muslimiin.
Artinya: “Allah Maha Besar lagi sempurna kebesaran-Nya, segala puji hanya kepunyaan Allah. Maha Suci Allah pagi dan petang. Sesungguhnya aku hadapkan wajahku (hatiku) kepada Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dengan keadaan lurus dan menyerahkan diri, dan aku bukanlah dari golongan kaum musyrikin. Sesungguhnya salatku, ibadahku, hidup dan matiku hanyalah untuk Allah Tuhan Semesta Alam, yang tidak ada sekutu bagi-Nya. Dengan yang demikian itulah aku diperintahkan untuk tidak menyekutukan-Nya. Dan aku adalah termasuk orang-orang muslim.”
Hukum Membaca Doa Iftitah
Doa iftitah memiliki hukum sunnah dalam shalat. Artinya, membaca doa ini sangat dianjurkan karena dapat menambah pahala dan kesempurnaan ibadah. Namun, jika ditinggalkan, shalat tetap sah dan tidak perlu diulang.
Para ulama sepakat bahwa doa iftitah bukan bagian dari rukun shalat, melainkan sunnah yang memiliki nilai keutamaan tinggi. Oleh karena itu, sangat baik jika dibiasakan dalam setiap pelaksanaan shalat.
Waktu Membaca Doa Iftitah
Doa iftitah dibaca setelah takbiratul ihram dan sebelum membaca surah Al-Fatihah pada rakaat pertama. Bacaan ini hanya dilakukan sekali dalam satu shalat, baik shalat wajib maupun sunnah.
Pada shalat berjamaah, makmum dianjurkan membaca doa iftitah secara pelan sebelum imam memulai bacaan Al-Fatihah. Jika tertinggal, maka tidak perlu menggantinya di rakaat berikutnya.
Keutamaan Doa Iftitah
Meskipun tergolong sunnah, doa iftitah memiliki berbagai keutamaan, di antaranya :
1. Membuka Shalat dengan Pujian kepada Allah
Doa ini berisi ungkapan pujian dan pengagungan kepada Allah SWT, sehingga menjadi awal yang baik dalam shalat.
2. Memohon Ampunan Dosa
Dalam bacaan doa iftitah terdapat permohonan agar dosa-dosa dihapus dan diri disucikan.
3. Menambah Kekhusyukan
Dengan memahami makna doa, seorang muslim dapat lebih fokus dan khusyuk dalam menjalankan shalat.
4. Mendekatkan Diri kepada Allah
Doa ini mencerminkan ketundukan dan kerendahan hati seorang hamba di hadapan Sang Pencipta.
Ragam Bacaan Doa Iftitah
Perlu diketahui bahwa terdapat beberapa versi doa iftitah yang diajarkan dalam hadis. Perbedaan ini menunjukkan keluasan ajaran Islam dan memberikan kemudahan bagi umatnya untuk memilih bacaan yang dihafal.
Dengan demikian, tidak perlu memperdebatkan perbedaan bacaan, selama masih sesuai dengan tuntunan yang sahih.
Tips Menghafal dan Mengamalkan Doa Iftitah
Agar doa iftitah dapat diamalkan dengan baik, berikut beberapa tips yang bisa dilakukan :
- Menghafal secara bertahap mulai dari potongan pendek
- Memahami arti dari setiap kalimat
- Membaca secara rutin dalam setiap shalat
- Mendengarkan bacaan dari sumber yang benar
Dengan cara ini, doa iftitah akan lebih mudah diingat dan dihayati.
Kesimpulan
Doa iftitah merupakan amalan sunnah yang dibaca pada awal shalat setelah takbiratul ihram. Meskipun tidak wajib, doa ini memiliki makna yang sangat dalam dan berisi pujian serta permohonan ampun kepada Allah SWT.
Dengan memahami bacaan, arti, hukum, serta waktu membacanya, seorang muslim dapat meningkatkan kualitas shalatnya. Oleh karena itu, membiasakan membaca doa iftitah adalah langkah baik untuk mencapai kekhusyukan dan kesempurnaan ibadah.
Sumber :
https://www.detik.com/hikmah/doa-dan-hadits/d-7320816/doa-iftitah-lengkap-tulisan-arab-latin-arti-dan-maknanya








