Shalat witir merupakan salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan pada malam hari. Dalam praktiknya, shalat ini sering dilaksanakan setelah shalat tarawih selama bulan Ramadhan.
Namun sebenarnya, shalat witir tidak hanya dikerjakan pada bulan Ramadhan saja, melainkan dapat dilakukan kapan pun setelah shalat Isya sebagai penutup shalat malam.
Dalam ajaran Islam, shalat witir memiliki keutamaan tersendiri karena dianjurkan oleh Rasulullah SAW sebagai penutup ibadah di malam hari.
Informasi mengenai tata cara, niat, dan doa shalat witir juga banyak dijelaskan dalam berbagai literatur fiqih dan kajian keislaman, termasuk yang dilansir dari laman jatim.nu.or.id.
Pengertian dan Keutamaan Shalat Witir
Secara bahasa, kata witir berarti ganjil. Oleh karena itu, jumlah rakaat shalat witir harus berjumlah ganjil, seperti satu, tiga, lima, atau lebih sesuai kemampuan.
Anjuran untuk melaksanakan shalat witir dijelaskan dalam sabda Rasulullah SAW berikut :
اِجْعَلُوْا اٰخِرَ صَلَاتِكُمْ مِنَ الَّليْلِ وِتْراً
Artinya:
“Jadikanlah shalat witir sebagai penutup dari shalat kalian di malam hari.”
(Syekh Wahbah Zuhaili, Al-Fiqhul Islami wa Adillatuh)
Hadis tersebut menjelaskan bahwa shalat witir sebaiknya menjadi ibadah terakhir yang dilakukan seorang Muslim pada malam hari setelah menunaikan berbagai shalat sunnah lainnya.
Tata Cara Shalat Witir
Pelaksanaan shalat witir dapat dilakukan dengan jumlah rakaat yang ganjil. Selama bulan Ramadhan, shalat witir biasanya dikerjakan sebanyak tiga rakaat, yang dapat dilakukan dengan dua rakaat salam kemudian dilanjutkan satu rakaat.
Namun dalam beberapa kondisi, seseorang juga dapat melaksanakan shalat witir satu rakaat saja sebagai penutup shalat malam.
Bacaan Niat Shalat Witir 1 Rakaat
Berikut adalah bacaan niat shalat witir jika dilakukan satu rakaat :
أُصَلِّى سُنَّةً مِنَ الْوِتْرِ رَكْعَةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin:
Ushallii sunnatal witri rak‘atan lillaahi ta‘aalaa.
Artinya:
“Aku niat shalat sunnah witir satu rakaat karena Allah Ta‘ala.”
Niat ini dibaca di dalam hati ketika memulai shalat witir.
Bacaan Niat Shalat Witir 2 Rakaat
Jika shalat witir dilakukan dua rakaat terlebih dahulu sebelum ditutup satu rakaat, maka bacaan niatnya sebagai berikut:
أُصَلِّى سُنَّةً مِنَ الْوِتْرِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin:
Ushallii sunnatam minal witri rak‘ataini lillaahi ta‘aalaa.
Artinya:
“Aku niat shalat sunnah witir dua rakaat karena Allah Ta‘ala.”
Doa Setelah Shalat Witir
Setelah selesai melaksanakan shalat witir, umat Islam dianjurkan membaca doa sebagaimana disebutkan dalam hadis sahih riwayat Abu Dawud.
سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوْسِ ×٣
اَللّٰهُمَّ إنِّي أَعُوذُ بِرِضَاكَ مِنْ سَخَطِكَ وَبِمُعَافَاتِكَ مِنْ عُقُوبَتِكَ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْكَ لَا أُحْصِيْ ثَنَاءً عَلَيْكَ أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِكَ
Latin:
Allahumma inni a‘udzu biridhaka min sakhatika wa bimu‘afatika min ‘uqubatika wa a‘udzubika minka la uhshi tsanaa’an ‘alaika anta kama atsnaita ‘ala nafsika.
Artinya:
“Ya Allah, aku berlindung dengan keridaan-Mu dari kemurkaan-Mu, dan dengan keselamatan dari-Mu dari hukuman-Mu. Aku berlindung kepada-Mu dari-Mu. Aku tidak mampu menghitung pujian kepada-Mu, Engkau sebagaimana Engkau memuji diri-Mu sendiri.”
Kesimpulan
Shalat witir merupakan ibadah sunnah yang sangat dianjurkan untuk dilaksanakan pada malam hari sebagai penutup rangkaian shalat.
Ibadah ini dapat dilakukan dengan jumlah rakaat ganjil, baik satu rakaat maupun tiga rakaat.
Dalam pelaksanaannya, terdapat bacaan niat yang berbeda untuk witir satu rakaat dan dua rakaat, serta dianjurkan membaca doa khusus setelah selesai shalat.
Dengan melaksanakan shalat witir secara rutin, seorang Muslim dapat menyempurnakan ibadah malamnya sekaligus memperoleh keutamaan yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW.
Sumber : https://jatim.nu.or.id/

Komentar