Kabar baik bagi tenaga pendidik, TPG Guru Januari 2026 akhirnya mulai dicairkan secara bertahap. Setelah dinantikan sejak akhir 2025, Tunjangan Profesi Guru (TPG) dilaporkan sudah masuk ke rekening guru di sejumlah daerah.
Informasi ini menguat seiring laporan langsung dari guru penerima serta penjelasan resmi dari Admin Info GTK Kementerian.
Dalam beberapa hari terakhir, pencairan TPG Guru Januari 2026 menjadi perbincangan hangat. Sejumlah guru mengonfirmasi dana telah diterima, menandai awal realisasi tunjangan yang sempat tertunda.
Daerah yang Sudah Mencairkan TPG Guru Januari 2026
Dilansir dari radartulungagung.jawapos.com, beberapa wilayah dilaporkan lebih dulu merealisasikan pencairan TPG. Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu, misalnya, telah menyalurkan TPG gaji 13 dan TPG THR. Sementara itu, guru di Kota Binjai melaporkan pencairan sudah mencapai 100 persen.
Selain itu, pencairan TPG Guru Januari 2026 juga terpantau berlangsung di sejumlah daerah lain, seperti Kudus (Jawa Tengah), Provinsi Kalimantan Barat, Kabupaten PALI, hingga Polewali Mandar.
Meski demikian, waktu pencairan tidak seragam karena menyesuaikan kesiapan administrasi masing-masing pemerintah daerah.
TPG sendiri merupakan hak guru ASN bersertifikat yang tidak menerima Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) dari daerah, sehingga keterlambatan pencairan selalu menjadi perhatian serius.
Masih Ada Daerah yang Belum Mencairkan
Walaupun sebagian daerah telah menyalurkan dana, hingga pertengahan Januari 2026 masih terdapat pemerintah daerah yang belum mencairkan TPG Guru Januari 2026.
Padahal, berdasarkan data Kementerian Keuangan, anggaran TPG telah ditransfer ke kas daerah untuk 333 daerah.
Hal ini menunjukkan bahwa hambatan bukan berasal dari pemerintah pusat, melainkan dari proses teknis di tingkat daerah.
Faktor seperti validasi data, penyesuaian administrasi, dan mekanisme internal daerah menjadi penyebab utama keterlambatan.
Jadwal Pencairan TPG Guru Januari 2026 Menurut Info GTK
Admin Info GTK menjelaskan bahwa pencairan TPG Guru Januari 2026 dilakukan berdasarkan hasil validasi data. Guru penerima dibagi ke dalam dua kategori utama.
Pertama, guru dengan status Info GTK valid (berwarna hijau) dipastikan menerima TPG pada rentang 21–31 Januari 2026. Guru dalam kategori ini disarankan rutin memantau rekening hingga akhir bulan.
Kedua, guru yang statusnya belum valid saat penarikan data pada 20 Januari 2026. Untuk kelompok ini, pencairan dijadwalkan pada Februari 2026 setelah validasi berikutnya. TPG bulan Januari tetap dibayarkan dan tidak hangus.
Peringatan Penting dari Info GTK: Hindari “Arisan Jam”
Admin Info GTK menekankan dua peringatan penting agar hak TPG Guru Januari 2026 tidak bermasalah. Pertama, guru diminta menghindari praktik “arisan jam”, yaitu saling bertukar jam mengajar agar bergantian memenuhi syarat valid.
Praktik ini berisiko membuat status guru tidak valid di bulan berikutnya dan dapat menyebabkan TPG tidak dibayarkan.
Kedua, bagi guru pengganti akibat mutasi atau pensiun, pembayaran TPG tetap diberikan namun tidak penuh. Perhitungan dilakukan sejak bulan mulai bertugas secara resmi, bukan sejak awal tahun.
Transparansi Penyaluran pencairan TPG Guru
Kementerian memastikan proses pencairan TPG Guru Januari 2026 terus diawasi untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas.
Guru diimbau aktif memeriksa Info GTK, memastikan data tetap valid, serta tidak mengubah jam mengajar setelah dinyatakan sah.
Dengan mulai cairnya TPG di berbagai daerah, guru berharap seluruh pemerintah daerah segera menyelesaikan proses administrasi. Di tengah meningkatnya kebutuhan hidup, TPG dinilai sangat berperan dalam menunjang kesejahteraan guru.
Bagi guru yang belum menerima, pemantauan rutin dan kesabaran menjadi langkah terbaik sambil menunggu pencairan tahap berikutnya.
Baca Juga : TPG 2026 Kapan Cair: Simak Jadwal Pencairannya Berdasarkan Status Info GTK
Penutup
Dengan mulai dicairkannya TPG Guru Januari 2026 secara bertahap, pemerintah menegaskan komitmennya dalam memenuhi hak guru ASN bersertifikat.
Meski belum seluruh daerah merealisasikan pencairan, guru diharapkan tetap tenang dan aktif memantau status Info GTK serta rekening masing-masing. Kelengkapan dan validitas data menjadi kunci utama agar Tunjangan Profesi Guru dapat diterima tepat waktu.
Pemerintah daerah pun diharapkan segera menuntaskan proses administrasi agar tidak terjadi keterlambatan berkepanjangan, sehingga TPG Guru Januari 2026 benar-benar dapat dirasakan manfaatnya bagi peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik di seluruh Indonesia.










