Pemerintah dipastikan kembali menyalurkan Tunjangan Hari Raya (THR) 2026 bagi aparatur negara menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah. Penerima THR mencakup PNS, PPPK, prajurit TNI, anggota Polri, pejabat negara, hingga para pensiunan di seluruh Indonesia.
Meski hingga kini aturan resmi terkait THR 2026 belum diterbitkan, pola penyaluran THR pada tahun-tahun sebelumnya dapat menjadi acuan untuk memperkirakan jadwal pencairan dan besaran THR yang akan diterima aparatur negara.
Kapan THR PNS, TNI, dan Polri 2026 Cair?
Berdasarkan kebijakan yang berlaku selama beberapa tahun terakhir, THR aparatur negara umumnya cair 10–15 hari sebelum Idul Fitri. Tujuannya agar penerima dapat memanfaatkan dana tersebut untuk kebutuhan Lebaran.
Jika Idul Fitri 2026 diperkirakan jatuh pada akhir Maret, maka THR PNS, TNI, dan Polri 2026 diprediksi mulai cair pada awal hingga pertengahan Maret 2026.
Biasanya, pemerintah akan mengumumkan jadwal resmi pencairan THR melalui:
- Peraturan Pemerintah (PP), atau
- Kebijakan resmi dari Kementerian Keuangan
Aturan ini umumnya diterbitkan beberapa minggu sebelum THR dicairkan.
Baca Juga : THR TPG 2026 Cair Kapan? Ini Perkiraan Waktu dan Syaratnya
Komponen THR Aparatur Negara 2026
THR aparatur negara tidak hanya terdiri dari gaji pokok. Besaran THR mengacu pada satu kali penghasilan bulanan, yang meliputi:
- Gaji pokok sesuai golongan atau pangkat
- Tunjangan keluarga
- Tunjangan pangan atau tunjangan umum
- Tunjangan jabatan
- Tunjangan kinerja (sesuai kebijakan instansi)
Karena terdiri dari beberapa komponen, nominal THR tiap aparatur negara bisa berbeda-beda, tergantung jabatan, golongan, dan besaran tunjangan yang diterima.
Baca Juga : Kapan THR TPG 2026 Cair? Ini Informasi Lengkap Tunjangan Guru Tahun 2026
Perkiraan Besaran THR PNS 2026 Berdasarkan Golongan
Mengacu pada struktur gaji dan tunjangan yang berlaku saat ini, berikut perkiraan kisaran THR PNS 2026:
- Golongan I: sekitar Rp2,2 juta – Rp2,8 juta
- Golongan II: sekitar Rp3 juta – Rp4 juta
- Golongan III: sekitar Rp3,8 juta – Rp5,4 juta
- Golongan IV: sekitar Rp5,8 juta – Rp7,8 juta
Golongan IV sebagai golongan tertinggi berpotensi menerima THR paling besar.
Perlu ditegaskan, angka tersebut masih berupa estimasi, bukan nominal resmi dari pemerintah. Besaran final THR akan diumumkan setelah aturan resmi diterbitkan.
Besaran THR TNI dan Polri 2026
Untuk prajurit TNI dan anggota Polri, besaran THR menyesuaikan dengan:
- Gaji pokok
- Pangkat
- Jabatan
- Tunjangan yang melekat
Baca Juga : TPG Guru 2026 Cair Bertahap: Simak Jadwal dan Daftar Daerah Yang Sudah Cair
Skema perhitungannya setara dengan PNS, yakni satu kali penghasilan bulanan yang diterima secara rutin.
THR Pensiunan PNS, TNI, dan Polri 2026
Pemerintah juga diperkirakan tetap memberikan THR bagi pensiunan PNS, TNI, dan Polri, seperti tahun-tahun sebelumnya.
Besaran THR pensiunan biasanya setara dengan:
- Satu kali uang pensiun bulanan
- Dibayarkan tanpa potongan
Kebijakan ini menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap para purnabakti yang telah mengabdi kepada negara.
Belum Ada Aturan Resmi, Ini Imbauan Pemerintah
Hingga saat ini, pemerintah belum mengumumkan secara resmi:
- Tanggal pasti pencairan THR 2026
- Besaran final THR PNS, TNI, dan Polri
Informasi yang beredar masih bersifat prediksi berdasarkan pola tahun sebelumnya. Aparatur negara dan pensiunan diimbau untuk menunggu pengumuman resmi melalui regulasi pemerintah agar mendapatkan kepastian yang akurat.
Kesimpulan
THR PNS, TNI, dan Polri 2026 diprediksi cair pada awal hingga pertengahan Maret, sekitar 10–15 hari sebelum Idul Fitri 1447 H.
Besaran THR mengacu pada satu kali penghasilan bulanan yang mencakup gaji pokok dan berbagai tunjangan, sehingga nominalnya berbeda-beda untuk setiap golongan dan jabatan.
Kebijakan THR ini diharapkan dapat membantu menjaga daya beli aparatur negara serta mendorong perputaran ekonomi menjelang Lebaran.
Aparatur negara dan pensiunan disarankan menggunakan THR secara bijak dan memprioritaskan kebutuhan utama agar manfaatnya lebih optimal.










