Sholat Tarawih adalah ibadah sunnah muakkad yang dilaksanakan pada malam hari selama bulan Ramadhan.
Ibadah ini bisa dikerjakan secara berjamaah di masjid maupun sendiri di rumah. Keutamaannya sangat besar sebagaimana dijelaskan dalam berbagai hadits dan literatur Islam klasik.
Dalam hadits riwayat Muhammad yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim, Rasulullah SAW bersabda bahwa siapa pun yang melaksanakan qiyam Ramadhan dengan penuh keimanan dan mengharap pahala, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.
Hadits shahih ini menjadi landasan kuat bahwa sholat Tarawih merupakan sarana meraih ampunan Allah SWT.
Keutamaan Sholat Tarawih Malam 1–10: Pengampunan dan Rahmat
Dilansir dari laman kompas.com. Mengutip penjelasan dari BAZNAS Kota Yogyakarta yang merujuk pada kitab Durratun Nashihin, setiap malam di bulan Ramadhan memiliki fadhilah tersendiri. Sepuluh malam pertama lebih menekankan pada rahmat dan penghapusan dosa.
- Malam ke-1: Dosa diampuni hingga bersih seperti bayi yang baru lahir.
- Malam ke-2: Diampuni dosa dirinya dan kedua orang tuanya yang beriman.
- Malam ke-3: Malaikat memohonkan ampun atas dosa-dosanya.
- Malam ke-4: Pahala seperti membaca Taurat, Zabur, Injil, dan Al-Qur’an.
- Malam ke-5: Pahala setara sholat di Masjidil Haram, Masjid Nabawi, dan Masjidil Aqsa.
- Malam ke-6: Mendapat pahala tawaf di Baitul Ma’mur serta doa ampun dari makhluk Allah.
- Malam ke-7: Seolah membela Nabi Musa melawan Fir’aun dan Haman.
- Malam ke-8: Mendapat anugerah seperti yang diberikan kepada Nabi Ibrahim.
- Malam ke-9: Pahala ibadah seperti ibadah Nabi Muhammad SAW.
- Malam ke-10: Dikaruniai kebaikan dunia dan akhirat.
Keutamaan Sholat Tarawih Malam 11–20: Kenaikan Derajat
Memasuki pertengahan Ramadhan, keutamaan Tarawih banyak dikaitkan dengan kemuliaan di akhirat dan peningkatan derajat.
- Malam ke-11: Wafat dalam keadaan bersih dari dosa.
- Malam ke-12: Wajah bercahaya di hari kiamat.
- Malam ke-13: Terlindung dari keburukan di hari kiamat.
- Malam ke-14: Malaikat menjadi saksi atas ibadahnya dan terbebas dari hisab berat.
- Malam ke-15: Didoakan oleh malaikat pemikul Arsy dan Kursi.
- Malam ke-16: Dicatat bebas dari neraka dan dijanjikan surga.
- Malam ke-17: Mendapat pahala seperti para Nabi.
- Malam ke-18: Allah meridhainya serta orang tuanya.
- Malam ke-19: Diangkat derajatnya di Surga Firdaus.
- Malam ke-20: Pahala seperti orang yang gugur syahid dan kaum saleh.
Keutamaan Sholat Tarawih Malam 21–30: Pembebasan dari Siksa
Sepuluh malam terakhir Ramadhan dikenal sebagai fase pembebasan dari api neraka. Keutamaannya pun semakin besar.
- Malam ke-21: Dibangunkan istana cahaya di surga.
- Malam ke-22: Terhindar dari kegelisahan pada hari kiamat.
- Malam ke-23: Allah membangunkan kota di surga untuknya.
- Malam ke-24: Mendapat 24 doa yang dikabulkan.
- Malam ke-25: Terbebas dari siksa kubur.
- Malam ke-26: Pahala amal dilipatgandakan selama 40 tahun.
- Malam ke-27: Melintasi Shirathal Mustaqim secepat kilat.
- Malam ke-28: Diangkat derajatnya seribu tingkat di surga.
- Malam ke-29: Pahala seperti 1.000 haji mabrur.
- Malam ke-30: Dipersilakan menikmati kenikmatan surga sebagai bentuk kemenangan.
Keutamaan-keutamaan ini termasuk dalam kategori fadha’ilul a’mal atau motivasi beramal.
Tujuannya adalah mendorong umat Islam agar istiqamah menunaikan sholat Tarawih sejak malam pertama hingga akhir Ramadhan.
Meski demikian, yang paling utama dari ibadah Tarawih adalah kualitas pelaksanaan dan keikhlasan hati.
Sholat yang dikerjakan dengan tuma’ninah, khusyuk, dan penuh penghayatan akan memberikan ketenangan jiwa sekaligus mempererat hubungan spiritual dengan Allah SWT.
Kesimpulan
Sholat Tarawih memiliki keutamaan besar dari malam pertama hingga malam ke-30 Ramadhan, mulai dari pengampunan dosa, kenaikan derajat, hingga pembebasan dari api neraka.
Penjelasan mengenai fadhilah setiap malam menjadi motivasi agar umat Islam tidak melewatkan kesempatan berharga selama bulan suci.
Namun, esensi utama ibadah tetap terletak pada keimanan, keikhlasan, dan kesungguhan dalam menjalankannya.
Karena Ramadhan hanya datang setahun sekali, setiap rakaat Tarawih menjadi peluang emas untuk meningkatkan ketakwaan serta mempersiapkan bekal menuju kehidupan akhirat.
Sumber : kompas.com









