Pernak-pernik dan dekorasi Imlek tidak hanya diminati oleh masyarakat Tionghoa, tetapi juga oleh berbagai kalangan dari latar belakang berbeda di Kota Medan. Banyak Suku dan Ras dilayani pembeli Toko Natasya Florist menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2026.
Pemilik Toko Natasya Florist, Aling, mengatakan konsumennya tidak hanya berasal dari etnis Tionghoa. Ia menyebut pembeli juga datang dari berbagai suku seperti Batak dan Jawa untuk membeli dekorasi Imlek.
“Kalau di toko kami ini, yang beli bukan hanya orang Tionghoa, tapi ada juga dari suku Batak, Jawa, dan macam-macam,” ujar kepada wartawan, Kamis (12/02/2026).
Menurutnya, dekorasi seperti lampion dan bunga hias menjadi pilihan favorit pembeli untuk mempercantik rumah. Tidak sedikit pembeli yang membeli dekorasi tersebut sebagai bagian dari tradisi maupun sekadar memperindah suasana rumah.
“Bahkan mereka beli lampion juga untuk dekor rumah mereka,” katanya.
Selain itu, Aling mengatakan minat masyarakat terhadap dekorasi Imlek tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan sebelumnya. Hal ini menunjukkan perayaan Imlek semakin diterima secara luas oleh masyarakat dari berbagai latar belakang.
“Untuk tahun ini ada peningkatan sedikit dibandingkan sebelumnya,” tutupnya.










