Masalah PBI JK BPJS Kesehatan yang tiba-tiba berstatus tidak aktif kembali menjadi sorotan publik. Banyak masyarakat baru menyadari kepesertaannya dinonaktifkan saat hendak berobat ke puskesmas atau rumah sakit.
Kondisi ini tentu menyulitkan, terutama bagi keluarga dengan keterbatasan ekonomi yang selama ini bergantung pada layanan kesehatan gratis dari pemerintah.
Keluhan serupa ramai dibagikan di media sosial, salah satunya oleh pengguna X yang menceritakan keluarganya kehilangan akses BPJS PBI tanpa pemberitahuan sebelumnya.
Dilansir dari dukuhdungus.id, kasus PBI JK BPJS Kesehatan nonaktif tidak hanya terjadi di satu wilayah. Di Kabupaten Bangka, misalnya, ribuan warga tercatat kehilangan status PBI setelah adanya pemutakhiran data nasional.
Banyak dari mereka baru mengetahui saat layanan kesehatan ditolak karena kepesertaan sudah tidak aktif.
Penyebab PBI JK BPJS Kesehatan Tiba-Tiba Nonaktif
BPJS Kesehatan menegaskan bahwa penonaktifan PBI JK BPJS Kesehatan bukan dilakukan secara sepihak. Status kepesertaan dicabut berdasarkan Surat Keputusan Menteri Sosial apabila nama peserta tidak lagi tercantum dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Beberapa faktor yang dapat menyebabkan peserta dikeluarkan dari DTSEN antara lain:
- Perubahan kondisi ekonomi, misalnya keluarga dinilai sudah mampu membayar iuran sendiri atau ada anggota keluarga yang menjadi ASN, TNI, atau Polri
- Data kependudukan bermasalah, seperti alamat tidak valid atau peserta tidak ditemukan
- Perubahan status pekerjaan, peserta tercatat sebagai pekerja penerima upah sehingga iuran ditanggung perusahaan
- Pendaftaran ganda, baik sebagai peserta mandiri maupun kepesertaan rangkap
- Peserta meninggal dunia
Di sejumlah daerah, faktor tambahan seperti kenaikan desil ekonomi, daya listrik rumah tangga di atas batas tertentu, hingga hasil evaluasi sosial ekonomi juga memengaruhi status PBI JK BPJS Kesehatan.
Data PBI memang diperbarui secara berkala melalui sinkronisasi nasional.
Baca Juga : Kabar Gembira Ojol dan Kurir! Iuran BPJS Ketenagakerjaan Diskon 50% hingga Maret 2027
Benarkah PBI JK BPJS Kesehatan Nonaktif Karena Jarang Dipakai?
Di media sosial beredar anggapan bahwa BPJS PBI akan otomatis nonaktif jika tidak digunakan selama 1–3 bulan. Informasi ini menyebut peserta perlu rutin berobat agar status tetap aktif.
Namun, BPJS Kesehatan membantah kabar tersebut. Penonaktifan PBI JK BPJS Kesehatan tidak ditentukan oleh frekuensi penggunaan layanan medis, melainkan murni berdasarkan perubahan data di DTSEN, bukan karena kartu jarang dipakai.
Meski begitu, sejumlah petugas fasilitas kesehatan menyebut banyak kasus PBI nonaktif dialami peserta yang lama tidak menggunakan BPJS.
Sebagai langkah pencegahan, peserta dianjurkan mengisi skrining kesehatan mandiri secara berkala melalui layanan resmi BPJS. Meski bersifat preventif, cara ini tidak menjamin status PBI tetap aktif jika data ekonomi berubah.
Baca Juga : Disdik Mataram Pastikan TPG Gaji ke-13 2025 Cair Dua Pekan Lagi
Cara Mengaktifkan Kembali PBI JK BPJS Kesehatan yang Nonaktif
Kabar baiknya, PBI JK BPJS Kesehatan yang nonaktif masih dapat diaktifkan kembali, terutama jika masa nonaktif belum melebihi enam bulan. Berikut langkah yang bisa dilakukan:
1. Hubungi BPJS Care Center 165
Peserta dapat mengecek status kepesertaan dan mengetahui alasan penonaktifan serta dokumen yang dibutuhkan.
2. Datang ke Dinas Sosial setempat
Bawa KTP, Kartu Keluarga, dan kartu JKN. Dinas Sosial akan memverifikasi apakah peserta masih memenuhi kriteria sebagai penerima PBI.
3. Mengurus surat keterangan reaktivasi
Jika dinilai masih layak, Dinas Sosial akan menerbitkan surat rekomendasi untuk mengaktifkan kembali PBI JK BPJS Kesehatan.
Baca Juga : Cara mencairkan BPJS Ketenagakerjaan Seacara Online, Ini Penejelasannya
Alternatif lainnya, peserta bisa meminta surat pengantar dari puskesmas atau dinas kesehatan, kemudian melengkapinya dengan surat keterangan dari kelurahan atau desa. Dokumen ini dapat digunakan untuk mengurus reaktivasi di kantor BPJS Kesehatan setempat.
Bagi peserta yang nonaktif lebih dari enam bulan, prosesnya harus melalui pendaftaran ulang ke DTSEN sebagai calon penerima PBI baru.
BPJS Kesehatan juga memastikan bahwa dalam kondisi darurat, rumah sakit tetap wajib memberikan pelayanan meski kartu PBI nonaktif. Administrasi kepesertaan dapat diurus menyusul oleh keluarga pasien.
Tips Agar PBI JK BPJS Kesehatan Tetap Aktif
- Untuk mencegah kejadian serupa, masyarakat disarankan rutin:
- Mengecek status kepesertaan melalui aplikasi Mobile JKN
- Memastikan data kependudukan valid dan terbaru di Dukcapil
- Memantau perubahan kondisi ekonomi keluarga yang dapat memengaruhi status PBI
Dengan memahami penyebab dan prosedur reaktivasi, masyarakat diharapkan tidak panik jika PBI JK BPJS Kesehatan mendadak nonaktif dan dapat segera mengambil langkah yang tepat.
Baca Juga : Cara Daftar BPJS Kesehatan Terbaru 2026: Syarat, Proses Online dan Offline
Kesimpulan
Status PBI JK BPJS Kesehatan yang tiba-tiba nonaktif umumnya terjadi akibat pemutakhiran data sosial dan ekonomi dalam DTSEN, bukan karena kartu jarang digunakan.
Perubahan kondisi ekonomi, data kependudukan yang tidak valid, hingga status pekerjaan dapat membuat peserta dikeluarkan dari kepesertaan PBI.
Meski demikian, peserta yang masih memenuhi kriteria kurang mampu tetap memiliki kesempatan untuk mengaktifkan kembali PBI JK BPJS Kesehatan melalui Dinas Sosial atau BPJS Kesehatan dengan melengkapi dokumen yang diperlukan.
Dengan rutin mengecek status kepesertaan dan memastikan data kependudukan selalu terbaru, masyarakat dapat menghindari kendala layanan kesehatan di kemudian hari.
Sumber : dukuhdungus.id










