Puasa merupakan salah satu ibadah utama bagi orang muslim yang bertagwa serta memiliki banyak keutamaan. Manfaat puasa tidak hanya dirasakan dari sisi kesehatan fisik, tetapi juga membawa dampak besar bagi kehidupan spiritual seorang Muslim.
Melalui puasa, umat Islam dilatih untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT serta meningkatkan ketakwaan.
Berikut beberapa manfaat puasa menurut perspektif Islam
Dilansir dari lama kompas,com terdapat beberapa manfaat puasa menurut perspektif Islam :
1. Sarana Mendapatkan Pengampunan Dosa
Salah satu manfaat utama puasa adalah menjadi jalan bagi seorang Muslim untuk memperoleh ampunan dari Allah SWT. Puasa yang dijalankan dengan niat ikhlas dan penuh keimanan akan menghapus dosa-dosa yang telah lalu.
Hal ini ditegaskan dalam hadis Rasulullah SAW:
“Barangsiapa berpuasa di bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosanya yang telah lalu akan diampuni.”
(HR. Bukhari No.38 dan Muslim No.760)
Dengan demikian, puasa menjadi momentum penting untuk memperbaiki diri dan kembali kepada jalan yang diridhai Allah SWT.
2. Menjadi Penyelamat di Akhirat
Puasa bukan hanya memberikan keberkahan di dunia, tetapi juga menjadi pelindung bagi umat Islam di akhirat. Rasulullah SAW menjelaskan bahwa puasa berfungsi sebagai perisai dari berbagai perbuatan buruk dan dosa.
Dalam sebuah hadis disebutkan bahwa puasa adalah benteng yang menjaga seseorang dari keburukan, serta mendatangkan kebahagiaan bagi orang yang menjalankannya, baik saat berbuka maupun ketika bertemu dengan Allah SWT kelak.
Keutamaan ini menunjukkan bahwa puasa memiliki nilai ibadah yang sangat tinggi di sisi Allah.
3. Mendapatkan Pintu Khusus di Surga
Allah SWT menyediakan keistimewaan luar biasa bagi hamba-Nya yang rajin berpuasa. Dalam surga terdapat sebuah pintu khusus bernama Ar-Rayyan yang hanya diperuntukkan bagi orang-orang yang berpuasa.
Rasulullah SAW bersabda bahwa pada hari kiamat nanti, hanya orang yang berpuasa yang dapat memasuki surga melalui pintu tersebut.
Setelah semua orang yang berpuasa memasukinya, pintu Ar-Rayyan akan ditutup dan tidak ada lagi yang dapat melewatinya.
Keutamaan ini menjadi motivasi besar bagi umat Islam untuk menjalankan puasa dengan penuh keimanan dan kesungguhan.
4. Melatih Diri Menjauhi Perbuatan Maksiat
Manfaat puasa berikutnya adalah melatih seseorang untuk lebih mampu mengendalikan diri.
Saat berpuasa, umat Islam tidak hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga menahan hawa nafsu.
Latihan pengendalian diri ini berdampak pada perilaku sehari-hari, seperti menghindari perkataan buruk, emosi berlebihan, serta berbagai bentuk maksiat lainnya.
Dengan demikian, puasa menjadi sarana efektif untuk membentuk akhlak mulia.
5. Sarana Mendekatkan Diri kepada Allah SWT
Puasa juga merupakan bentuk ketaatan yang sangat istimewa. Melalui ibadah ini, seorang Muslim belajar untuk lebih bersabar, bersyukur, dan meningkatkan keimanan serta bisa mengendalikan hawa nafsunya dari perbuatan yang mengandung dosa.
Bulan Ramadhan khususnya menjadi momen terbaik untuk memperbanyak ibadah, memperbaiki diri, serta mempererat hubungan dengan Allah SWT.
Oleh karena itu, puasa bukan sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga menjadi jalan menuju peningkatan spiritual yang lebih baik.
Sebagai kewajiban bagi setiap Muslim yang telah baligh dan mampu, puasa Ramadhan hendaknya dijalankan dengan penuh keikhlasan agar manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal.
Baca Juga : Catat! Sidang Isbat Awal Ramadhan 1447 H Resmi Digelar 17 Februari 2026
Kesimpulan
Puasa dalam Islam memiliki banyak manfaat besar, baik dari sisi spiritual maupun pembentukan akhlak.
Ibadah puasa menjadi sarana untuk mendapatkan ampunan dosa, pelindung dari perbuatan maksiat, serta bekal keselamatan di akhirat.
Selain itu, Allah SWT juga menjanjikan pintu khusus di surga, yaitu Ar-Rayyan, bagi orang-orang yang berpuasa dengan ikhlas.
Oleh karena itu, puasa Ramadhan hendaknya dimanfaatkan sebaik mungkin sebagai jalan mendekatkan diri kepada Allah dan meningkatkan ketaqwaan.
Sumber : Kompas.com










