Mengetahui bacaan doa ziarah kubur menjelang Ramadan merupakan hal yang penting bagi umat Islam.
Tradisi berziarah sebelum memasuki bulan puasa sudah lama dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada keluarga, kerabat, dan orang-orang tercinta yang telah wafat.
Melalui ziarah kubur, seorang Muslim dapat mengirimkan doa, memohonkan ampunan, sekaligus mengingatkan diri tentang kehidupan setelah kematian.
Dalam ajaran Islam, ziarah kubur termasuk amalan yang disunnahkan. Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan kesadaran spiritual, memperkuat keimanan, serta mendoakan para ahli kubur.
Meski dapat dilakukan kapan saja, waktu menjelang Ramadan sering dianggap sebagai momen yang tepat untuk memperbanyak doa dan memohon rahmat bagi orang-orang yang telah mendahului kita.
Baca Juga : Tanggal Merah Februari 2026, Ada long weekend Jelang Puasa Ramadan
Tata Cara Ziarah Kubur Sesuai Sunnah
Dilansir dari laman kalam.sindonews.com, agar ziarah kubur dilakukan dengan benar dan sesuai tuntunan agama, berikut langkah-langkah yang dianjurkan:
1. Membaca Doa Saat Memasuki Area Pemakaman
Sebelum memasuki pemakaman, disunnahkan untuk mengucapkan salam kepada penghuni kubur sebagai bentuk penghormatan. Adapun doa yang dianjurkan adalah:
السَّلامُ على أهْلِ الدّيارِ مِنَ المُؤْمنينَ وَالمُسْلمينَ وَيَرْحَمُ اللَّهُ المُسْتَقْدِمِينَ مِنْكُمْ وَمِنَّا وَالمُسْتأخِرِين وَإنَّا إنْ شاءَ اللَّه بِكُمْ لاحِقُونَ
Assalamu ‘ala ahlid diyar minal mu’minina wal muslimin wa yarhamullahul mustaqdimin minkum wa minna wal musta’khirin, wa inna insya Allahu bikum lahiqun.
Artinya:
“Semoga keselamatan tercurah bagi para penghuni kubur dari kalangan mukmin dan muslim. Semoga Allah merahmati mereka yang telah lebih dahulu dan yang akan menyusul. Dan sesungguhnya kami, insya Allah, juga akan menyusul kalian.”
Baca Juga : Puasa Ramadan 2026: Prediksi Awal Puasa Versi Pemerintah, NU, dan Muhammadiyah
2. Membaca Surat Al-Fatihah
Surat Al-Fatihah dianjurkan untuk dibaca sebagai doa utama saat berziarah.
Bacaan ini diharapkan dapat menjadi pahala yang bermanfaat bagi almarhum atau almarhumah.
3. Membaca Ayat-Ayat Al-Qur’an
Selain Al-Fatihah, peziarah dianjurkan membaca beberapa ayat Al-Qur’an, di antaranya:
- Surat Al-Baqarah ayat 1–5
- Ayat Kursi (QS. Al-Baqarah: 255)
- Surat Al-Baqarah ayat 284–286
Ayat-ayat tersebut mengandung doa, petunjuk hidup, dan keagungan Allah SWT yang diharapkan membawa keberkahan bagi penghuni kubur.
4. Membaca Surat-Surat Pendek
Disunnahkan pula membaca:
- Surat Al-Ikhlas sebanyak 3 kali
- Surat Al-Falaq sebanyak 3 kali
- Surat An-Nas sebanyak 3 kali
Pembacaan surat-surat ini dimaksudkan sebagai bentuk doa dan perlindungan dari Allah SWT.
Baca Juga : Perkiraan Jadwal Libur Awal Puasa 2026 bagi Anak Sekolah
5. Memperbanyak Zikir dan Istighfar
Selama berada di area pemakaman, dianjurkan untuk memperbanyak zikir seperti “La ilaha illallah” serta istighfar sebagai bentuk permohonan ampun kepada Allah.
6. Membaca Doa Khusus untuk Jenazah
Terdapat doa khusus yang dianjurkan untuk dibaca bagi orang yang telah meninggal, di antaranya:
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَاعْفُ عَنْهُ وَعَافِهِ وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ وَوَسِّعْ مُدْخَلَهُ وَاغْسِلْهُ بِمَاءٍ وَثَلْجٍ وَبَرَدٍ وَنَقِّهِ مِنْ الْخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنْ الدَّنَسِ وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ وَأَهْلًا خَيْرًا مِنْ أَهْلِهِ وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِههِ وَقِهِ فِتْنَةَ الْقَبْرِ وَعَذَابَ النَّا
Artinya: “Ya Allah, berilah ampunan dan rahmat kepadanya. Berikanlah keselamatan dan berikanlah maaf kepadanya. Berikanlah kehormatan untuknya, luaskanlah tempat masuknya. Mandikanlah dia dengan air, es, dan embun. Bersihkanlah dia dari kesalahan sebagaimana Engkau bersihkan baju yang putih dari kotoran. Gantikanlah untuknya rumah yang lebih baik dari rumahnya, keluarga yang lebih baik dari keluarganya, istri yang lebih baik dari istrinya. Dan jagalah ia dari fitnah kubur dan azab neraka.” (HR Muslim)
Baca Juga : Catat! Sidang Isbat Awal Ramadhan 1447 H Resmi Digelar 17 Februari 2026
Adab yang Harus Diperhatikan Saat Ziarah Kubur
Agar ziarah kubur bernilai ibadah dan sesuai tuntunan agama, ada beberapa adab yang perlu diperhatikan, antara lain:
1. Niat yang Ikhlas dan Khusyuk
- Ziarah hendaknya dilakukan dengan niat tulus untuk mengingat akhirat, bukan sekadar tradisi.
2. Tidak Duduk atau Menginjak Kuburan
- Kuburan adalah tempat yang harus dihormati. Oleh karena itu, dilarang duduk atau bersandar di atasnya.
3. Mengucapkan Salam kepada Ahli Kubur
- Saat tiba di pemakaman, dianjurkan untuk memberi salam kepada seluruh penghuni kubur sebagai bentuk penghormatan.
4. Menghadap ke Arah Kubur
- Saat berdoa untuk orang yang dikenal, sebaiknya menghadap ke arah makam sebagai bentuk adab dan penghormatan.
5. Merenungkan Kematian
- Ziarah kubur seharusnya menjadi sarana muhasabah diri agar lebih sadar bahwa kehidupan dunia hanya sementara.
6. Mendoakan Ahli Kubur
- Inti dari ziarah kubur adalah mendoakan orang yang telah wafat agar mendapat ampunan dan rahmat dari Allah SWT.
7. Membaca Al-Qur’an
- Membaca ayat-ayat Al-Qur’an di makam merupakan amalan baik yang pahalanya diharapkan sampai kepada mayit.
8. Menghindari Perbuatan yang Dilarang
- Dalam ziarah, dilarang melakukan hal-hal yang menyimpang dari syariat seperti meratap berlebihan, meminta kepada kuburan, atau melakukan ritual yang tidak diajarkan Islam.
Hikmah Ziarah Kubur
Ziarah kubur bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan ibadah yang penuh makna. Melalui ziarah, seseorang dapat:
- Mengingat kematian dan kehidupan akhirat
- Memperbaiki diri dan memperkuat iman
- Mendoakan orang yang telah meninggal
- Menumbuhkan sikap rendah hati dan tidak cinta dunia secara berlebihan
Dengan melaksanakan ziarah kubur sesuai tuntunan, seorang Muslim tidak hanya memberikan manfaat bagi ahli kubur, tetapi juga bagi dirinya sendiri.
Kesimpulan
Ziarah kubur menjelang Ramadan merupakan amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam karena mengandung banyak hikmah dan manfaat.
Kegiatan ini bukan hanya bentuk penghormatan kepada orang yang telah wafat, tetapi juga sarana untuk mengingat kematian, memperkuat keimanan, serta mempersiapkan diri menghadapi kehidupan akhirat.
Agar bernilai ibadah, ziarah kubur harus dilakukan sesuai tata cara dan adab yang telah diajarkan oleh Rasulullah SAW.
Mulai dari membaca doa, ayat-ayat Al-Qur’an, memperbanyak zikir, hingga menjaga sikap selama berada di area pemakaman.
Dengan niat yang ikhlas dan cara yang benar, ziarah kubur dapat menjadi momentum spiritual yang sangat berharga, terutama dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadan.
Sumber : kalam.sindonews.com










