Bacaan zikir merupakan amalan ringan namun memiliki keutamaan, dalil, dan manfaat besar dalam Islam.
Ada sejumlah bacaan zikir yang dianjurkan untuk diketahui dan diamalkan oleh setiap Muslim karena sangat dicintai Allah SWT dan para malaikat.
Dalam kitab Nashaihul Ibad, karya Muhammad Nawawi bin Umar Al-Bantani, dijelaskan bahwa zikir tertentu memiliki keutamaan luar biasa, seperti menghapus dosa meskipun sebanyak buih di lautan, memberikan ketenangan hati, serta membawa kebaikan dalam kehidupan dunia dan akhirat.
Keutamaan Membaca Zikir
Zikir menjadi sarana untuk selalu mengingat Allah dalam berbagai kondisi. Dengan memperbanyak zikir, seseorang akan lebih dekat kepada Allah, mendapatkan ampunan, serta merasakan ketenangan batin.
Selain itu, zikir juga dapat menjadi pelindung dari berbagai kesulitan hidup dan membantu memperkuat keimanan seorang Muslim.
7 Bacaan Zikir Istimewa dan Dalilnya
Dilansir dari laman sindonews.com. Berikut tujuh bacaan zikir yang memiliki keutamaan besar beserta dalilnya:
1. Basmalah (Bismillahirrahmanirrahim)
Disunnahkan membaca basmalah ketika memulai setiap aktivitas, terutama dalam kebaikan.
كُلُّ أَمْرٍ ذِيْ بَالٍ لَا يُبْدَأُ فِيْهِ بِبِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيمِ فَهُوَ أَقْطَعْ
Artinya:
“Setiap urusan penting yang tidak diawali dengan ‘Bismillahirrahmanirrahim’, maka terputus dari rahmat Allah.”
2. Hamdalah (Alhamdulillah)
Dianjurkan diucapkan setelah menyelesaikan aktivitas sebagai bentuk syukur kepada Allah atas nikmat yang diberikan.
3. Istighfar (Astaghfirullah)
Digunakan untuk memohon ampun kepada Allah atas kesalahan yang dilakukan.
QS. Nuh ayat 10:
فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوْا رَبَّكُمْ اِنَّهٗ كَانَ غَفَّارًا
Artinya:
“Maka aku berkata: Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia Maha Pengampun.”
QS. Al-Anfal ayat 33:
وَمَا كَانَ اللّٰهُ مُعَذِّبَهُمْ وَهُمْ يَسْتَغْفِرُوْنَ
Artinya:
“Allah tidak akan mengazab mereka selama mereka memohon ampun.”
4. Insyaallah
Diucapkan saat merencanakan sesuatu sebagai bentuk pengakuan bahwa segala sesuatu terjadi atas kehendak Allah.
QS. Al-Kahfi ayat 23–24:
وَلَا تَقُوْلَنَّ لِشَا۟يْءٍ اِنِّيْ فَاعِلٌ ذٰلِكَ غَدًا، اِلَّآ اَنْ يَّشَاۤءَ اللّٰهُ
Artinya:
“Jangan sekali-kali engkau mengatakan, ‘Aku pasti melakukan itu besok’, kecuali dengan mengatakan ‘Insyaallah’.”
5. Hauqalah (La haula wa la quwwata illa billah)
Dibaca saat menghadapi kesulitan sebagai bentuk pengakuan bahwa tidak ada kekuatan selain dari Allah.
Zikir ini dianjurkan ketika seseorang berada dalam kondisi sulit atau kebingungan agar mendapatkan kemudahan dari Allah SWT.
6. Tarji’ (Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un)
Diucapkan ketika tertimpa musibah sebagai bentuk kesabaran dan pengingat bahwa semua berasal dari Allah.
QS. Al-Baqarah ayat 156:
اَلَّذِيْنَ اِذَآ اَصَابَتْهُمْ مُّصِيْبَةٌ قَالُوْٓا اِنَّا لِلّٰهِ وَاِنَّآ اِلَيْهِ رَاجِعُوْنَ
Artinya:
“Orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka berkata: ‘Sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nya kami kembali’.”
7. Kalimat Tauhid (La ilaha illallah Muhammadur Rasulullah)
Merupakan kalimat utama dalam Islam yang menjadi kunci keselamatan.
عَنْ مُعَاذَ بْنِ جَبَلٍ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: مَنْ كَانَ آخِرَ كَلَامِهِ لَا إِلٰهَ إِلَّا الله دَخَلَ الْجَنَّةَ
Artinya:
“Barang siapa yang akhir ucapannya ‘La ilaha illallah’, maka ia akan masuk surga.”
Kesimpulan
Zikir merupakan amalan sederhana yang memiliki dampak besar dalam kehidupan seorang Muslim.
Tujuh bacaan zikir istimewa seperti basmalah, hamdalah, istighfar, insyaallah, hauqalah, tarji’, dan kalimat tauhid sebaiknya diamalkan secara rutin.
Dengan membiasakan zikir dalam kehidupan sehari-hari, seseorang dapat memperoleh ketenangan hati, ampunan dosa, serta perlindungan dari Allah SWT, baik di dunia maupun di akhirat.
Sumber : https://kalam.sindonews.com/read/

Komentar