Dzikir hari Jumat menjadi salah satu amalan sunnah yang sangat dianjurkan karena memiliki banyak keutamaan bagi umat Islam.
Hari Jumat sendiri dikenal sebagai sayyidul ayyam atau penghulu segala hari, sehingga memiliki kedudukan yang istimewa dalam ajaran Islam.
Keutamaan tersebut mendorong umat Muslim untuk memperbanyak ibadah, termasuk berdzikir kepada Allah SWT, sebagaimana dianjurkan dalam Al-Qur’an Surah Al-Jumu’ah ayat 10.
Dibandingkan hari lainnya, amalan dzikir pada hari Jumat memiliki nilai lebih utama, sehingga sangat dianjurkan untuk diamalkan, terutama pada waktu pagi dan sore hari.
Keutamaan Memperbanyak Dzikir di Hari Jumat
Dilansir dari laman antaranews.com. Hari Jumat merupakan waktu yang penuh keberkahan.
Para ulama, seperti Imam An-Nawawi, menjelaskan bahwa amalan dzikir yang biasa dilakukan di hari lain akan memiliki keutamaan lebih besar jika dikerjakan pada hari Jumat.
Selain itu, Rasulullah SAW juga menganjurkan umatnya untuk memperbanyak shalawat di hari Jumat karena memiliki keutamaan yang luar biasa.
1. Membaca Shalawat Nabi
Amalan utama di hari Jumat adalah memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.
Membaca shalawat merupakan bentuk penghormatan dan cinta umat Islam kepada Rasulullah.
Selain itu, shalawat juga menjadi amalan yang dianjurkan khususnya pada malam dan hari Jumat.
Dengan memperbanyak shalawat, seorang Muslim berharap mendapatkan syafaat serta keberkahan dalam hidupnya.
2. Membaca Surat Yasin
Surat Yasin dikenal sebagai “jantung Al-Qur’an” dan termasuk surah Makkiyah.
Membacanya pada malam Jumat diyakini memiliki banyak keutamaan, seperti mendapatkan ampunan dosa dan kemudahan dalam urusan.
Amalan ini biasanya dilakukan setelah salat Magrib dan dapat dibaca lebih dari sekali sesuai kemampuan.
3. Membaca Surat Al-Kahfi
Membaca Surat Al-Kahfi pada hari Jumat merupakan sunnah yang sangat dianjurkan.
Dalam hadis disebutkan bahwa orang yang membacanya akan diberikan cahaya oleh Allah SWT di antara dua Jumat.
Jika tidak mampu membaca sekaligus, surat ini dapat dibaca secara bertahap, misalnya dibagi dalam beberapa waktu agar lebih ringan diamalkan.
4. Membaca Tasbih
Tasbih merupakan bagian dari dzikir yang mengandung pengakuan atas kesucian Allah SWT.
Dengan membaca tasbih, seorang Muslim menyadari bahwa dirinya tidak lepas dari kesalahan dan selalu membutuhkan ampunan dari Allah.
5. Membaca Tahmid
Tahmid adalah bentuk dzikir sebagai ungkapan rasa syukur atas segala nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT.
Dengan mengucapkan Alhamdulillah, seorang hamba diingatkan untuk selalu bersyukur dalam segala kondisi.
6. Membaca Takbir
Takbir merupakan kalimat yang menunjukkan pengagungan kepada Allah SWT.
Ucapan Allahu Akbar menjadi pengingat bahwa Allah Maha Besar di atas segala sesuatu.
7. Membaca Tahlil
Tahlil adalah dzikir yang menegaskan keesaan Allah SWT.
Kalimat La ilaha illallah menjadi inti dari tauhid dan merupakan bentuk pengakuan bahwa tiada Tuhan selain Allah.
8. Membaca Istighfar
Istighfar adalah permohonan ampun kepada Allah SWT atas dosa yang telah dilakukan.
Bacaan istighfar terdiri dari beberapa bentuk, mulai dari yang singkat hingga sayyidul istighfar yang memiliki makna mendalam.
Dengan memperbanyak istighfar, seorang Muslim diharapkan dapat membersihkan hati dan mendekatkan diri kepada Allah.
Kesimpulan
Dzikir pada hari Jumat merupakan amalan yang sangat dianjurkan karena memiliki keutamaan yang besar dibanding hari lainnya.
Berbagai bacaan seperti shalawat, Surat Yasin, Surat Al-Kahfi, tasbih, tahmid, takbir, tahlil, hingga istighfar dapat diamalkan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan.
Dengan rutin mengamalkan dzikir di hari Jumat, seorang Muslim diharapkan memperoleh keberkahan, ampunan dosa, serta kehidupan yang lebih tenang dan penuh makna.
Sumber : https://www.antaranews.com/berita/

Komentar