Doa qunut nazilah merupakan salah satu amalan yang dianjurkan dalam Islam ketika umat muslim menghadapi musibah, bencana, atau kondisi sulit. Amalan ini menjadi bentuk doa bersama untuk memohon pertolongan dan perlindungan dari Allah SWT.
Qunut nazilah pernah dicontohkan oleh Rasulullah SAW, sebagai bentuk kepedulian terhadap umat dan sebagai doa agar diberikan keselamatan dari berbagai kesulitan.
Hukum pembacaan doa qunut nazilah adalah sunnah sebagaimana hadits shahih yang berbunyi:
“Sungguh Nabi SAW membaca doa qunut (nazilah) selama sebulan karena (tragedi) terbunuhnya para qurra’ (ahli Al-Qur’an) radhiyallahu ‘anhum.”
(HR Bukhari dan Muslim)
Bacaan Doa Qunut Nazilah
Merujuk pada buku Terjemah Fiqhul Islam wa Adillathuhu Juz 2, redaksi Qunut Nazilah tercantum dalam hadits Nabi Muhammad SAW. Diriwayatkan bahwa ketika Umar r.a. membaca doa qunut, beliau mengucapkan:
Arab:
اللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، وَالْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَأَلِفَ بَيْنَ قُلُوبِهِمْ، وَأَصْلِحْ ذَات بَيْنِهِمْ، وَانْصُرْ عَلَى عَدُوّكَ وَعَدُوِّهِمْ اللَّهُمْ الْعَنْ كَفَرَةَ أَهْلِ الْكِتَابِ الَّذِينَ يُكَذِّبُونَ رُسُلَكَ، وَيُقَاتِلُونَ أَوْلِيَاءَكَ. اللَّهُمْ خَالِفٌ بَيْنَ كَلِمَتِهِمْ، وَزَلْزِلْ أَقْدَامَهُمْ، وَأَنْزِلْ بِهِمْ بَأْسَكَ الَّذِي لَا يُرَدُّ عَنِ الْقَوْمِ الْمُجْرِمِينَ. بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ. اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْتَعِينُكَ
Latin:
Allahummaghfirlil mu’miniina wal mu’minati, wal muslimiina wal muslimaati, wal alifa bayna quluubihim, wa ashlih dzaat baynihim, wanshur alaa a’uduwka wa aduwwihim lahumul an kafarati ah lil kitaabi ladziina yukadzibuuna rasulaka, wa yuqaa tiluuna aw liyaa aka. allahumma khoolifun bayna kalimatihim, wa zalzil aqdaa mahum, wa anzil bihim ba’salkaldzii laa yurdun anilqowmil mujrimiina. bismillahirrahmanirrahiiim. allahumma innanasta’iinuka.
Artinya: “Ya Allah ampunilah dosa orang mukmin, dan mukminat, muslimin, dan muslimat, satu- kaniah hati-hati mereka, damaikanlah di antara mereka. Tolonglah mereka untuk mengalahkan musuhmu, dan musuh mereka. Ya Allah timpakanlah laknat kepada orang kafir ahli kitab yang telah mendustakan para utusan-Mu, dan memerangi para wali-Mu. Ya Allah, gagapkanlah ucapan mereka, pecah belahkan kekuatan mereka, dan timpakan siksa-Mu yang tidak mungkin mampu dicegah mereka. Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih, dan Penyayang. Ya Allah sesungguhnya kami memohon pertolongan kepada-Mu.”
Tata Cara Mengerjakan Qunut Nazilah
Mengacu pada sumber yang sama, qunut nazilah dapat dilakukan setiap salat fardhu pada rakaat terakhir sehabis rukuk.
Doa qunut dibaca pelan (sirr) jika pada waktu Zuhur dan Ashar, namun apabila ketika Subuh, Magrib dan Isya dalam salat berjamaah maka harus dibaca dengan keras.
Bagi imam salat yang membaca doa qunut nazilah, dapat mengubah kata ganti sendiri menjadi kata ganti untuk orang banyak. Sementara makmum cukup mengaminkannya.
Kesimpulan
Doa qunut nazilah adalah amalan sunnah yang sangat dianjurkan ketika terjadi musibah. Dengan membaca doa ini, umat Islam diajak untuk bersatu dalam memohon pertolongan kepada Allah SWT.
Selain sebagai bentuk ibadah, qunut nazilah juga mengajarkan kepedulian, empati, dan harapan di tengah ujian yang dihadapi.
Sumber: detik.com









