Salat Subuh memiliki keistimewaan tersendiri karena dilaksanakan di waktu yang penuh keberkahan. Dalam pelaksanaannya, terdapat amalan sunnah yang dapat menambah kesempurnaan ibadah, salah satunya adalah membaca doa qunut.
Doa qunut merupakan salah satu bacaan yang dilantunkan dalam salat Subuh, tepatnya pada rakaat kedua setelah rukuk.
Dalam praktiknya, terdapat beberapa versi doa qunut yang bisa diamalkan, baik yang singkat maupun yang lebih panjang.
Perbedaan ini memberikan kemudahan bagi umat Islam untuk menyesuaikan bacaan sesuai kemampuan, tanpa mengurangi makna utama dari doa tersebut.
Pengertian dan Kedudukan Doa Qunut
Doa qunut adalah doa yang berisi permohonan kepada Allah SWT untuk mendapatkan petunjuk, perlindungan, serta keberkahan hidup.
Bacaan ini biasa diamalkan oleh umat Islam, khususnya dalam salat Subuh.
Mengacu pada berbagai sumber keislaman, termasuk dari kalangan Nahdlatul Ulama (NU) dan Pondok Gontor, doa qunut memiliki beberapa variasi lafaz yang tetap mengandung makna yang sama, yaitu penghambaan dan permohonan kepada Allah SWT. Dilansir dari laman antaranews.com
Bacaan Doa Qunut Pendek
Berikut adalah doa qunut versi pendek yang umum dibaca:
Arab:
اللّٰهُمَّ اهْدِنِيْ فِيْمَنْ هَدَيْتَ، وَعَافِنِيْ فِيْمَنْ عَافَيْتَ، وَتَوَلَّنِيْ فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ، وَبَارِكْ لِيْ فِيْمَا أَعْطَيْتَ، وَقِنِيْ شَرَّ مَا قَضَيْتَ، فَإِنَّكَ تَقْضِيْ وَلَا يُقْضَى عَلَيْكَ، وَإِنَّهُ لَا يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ، وَلَا يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ، تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ
Latin:
Allaahummahdinii fiiman hadait, wa ‘aafinii fiiman ‘aafait, wa tawallanii fiiman tawallait, wa baarik lii fiimaa a’thait, wa qinii syarra maa qadhait, fa innaka taqdhii walaa yuqdhaa ‘alaik, wa innahu laa yadzillu man waalait, wa laa ya’izzu man ‘aadait, tabaarakta rabbanaa wa ta’aalait.
Artinya:
“Ya Allah, berikanlah aku petunjuk bersama orang-orang yang telah Engkau beri petunjuk, kesehatan bersama mereka yang Engkau beri kesehatan, peliharaan bersama mereka yang Engkau lindungi, serta keberkahan atas apa yang Engkau berikan. Lindungilah aku dari keburukan yang Engkau tetapkan. Sesungguhnya Engkaulah yang menetapkan dan tidak ada yang dapat menetapkan atas-Mu. Tidak akan hina orang yang Engkau tolong dan tidak akan mulia orang yang Engkau musuhi. Maha Suci Engkau, wahai Tuhan kami, dan Maha Tinggi.”
Bacaan Doa Qunut Panjang
Selain versi pendek, terdapat pula doa qunut versi panjang yang memiliki tambahan pujian dan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.
Arab:
اَللّهُمَّ اهْدِنِىْ فِيْمَنْ هَدَيْتَ وَعَافِنِى فِيْمَنْ عَافَيْتَ وَتَوَلَّنِىْ فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ وَبَارِكْ لِىْ فِيْمَا اَعْطَيْتَ وَقِنِيْ شَرَّمَا قَضَيْتَ فَاِ نَّكَ تَقْضِىْ وَلاَ يُقْضَى عَلَيْكَ وَاِ نَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ وَلاَ يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَا قَضَيْتَ وَاَسْتَغْفِرُكَ وَاَتُوْبُ اِلَيْكَ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ اْلاُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ
Latin:
Allahummahdini fî man hadait, wa ‘âfini fî man ‘âfait, wa tawallanî fî man tawallait, wa bâriklî fî mâ a‘thait, wa qinî syarra mâ qadhait, fa innaka taqdhî wa lâ yuqdhâ ‘alaik, wa innahû lâ yazillu man wâlait, wa lâ ya‘izzu man ‘âdait, tabârakta rabbanâ wa ta‘âlait, fa lakal hamdu ‘alâ mâ qadhait, wa astagfiruka wa atûbu ilaik, wa shallallâhu ‘alâ sayyidinâ muhammadin nabiyyil ummiyyi wa ‘alâ âlihi wa shahbihi wa sallam.
Artinya:
“Ya Allah, berikanlah kami petunjuk sebagaimana orang-orang yang telah Engkau beri petunjuk. Berikanlah kami kesehatan sebagaimana mereka yang Engkau beri kesehatan. Lindungilah kami sebagaimana orang-orang yang Engkau lindungi. Berkahilah apa yang Engkau karuniakan kepada kami. Jauhkan kami dari keburukan yang Engkau tetapkan. Sesungguhnya Engkaulah yang menetapkan dan tidak ada yang menetapkan atas-Mu. Tidak akan hina orang yang Engkau pimpin dan tidak akan mulia orang yang Engkau musuhi. Maha Suci Engkau wahai Tuhan kami dan Maha Tinggi Engkau. Segala puji bagi-Mu atas apa yang Engkau tetapkan. Aku memohon ampun kepada-Mu dan bertaubat kepada-Mu. Semoga shalawat dan salam tercurah kepada Nabi Muhammad, keluarga, dan para sahabatnya.”
Makna Doa Qunut dalam Ibadah
Doa qunut mengandung makna mendalam sebagai bentuk penghambaan kepada Allah SWT.
Di dalamnya terdapat permohonan petunjuk, perlindungan, keselamatan, serta harapan akan keberkahan dalam kehidupan.
Baik dibaca dalam salat berjamaah maupun sendiri, melantunkan doa qunut dengan penuh kekhusyukan dapat meningkatkan kualitas ibadah dan kedekatan kepada Allah SWT.
Kesimpulan
Doa qunut, baik versi pendek maupun panjang, memiliki makna yang sama yaitu memohon petunjuk, perlindungan, dan keberkahan kepada Allah SWT.
Perbedaan panjang bacaan tidak mengurangi nilai ibadah, melainkan memberikan kemudahan bagi setiap Muslim.
Dengan memahami dan mengamalkan doa qunut secara khusyuk, diharapkan salat Subuh menjadi lebih bermakna dan membawa ketenangan serta keberkahan dalam kehidupan sehari-hari.
Sumber : https://www.antaranews.com/berita/










