Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, mengapresiasi kinerja Polrestabes Medan dalam mengungkap ratusan kasus narkoba selama 100 hari terakhir. Ia menilai langkah tersebut penting dalam menjaga keamanan dan melindungi masyarakat dari bahaya narkotika, Minggu (22/02/2026).
“Atas nama Pemerintah Kota Medan, kami mengucapkan apresiasi setinggi-tingginya kepada Polrestabes Medan yang selama 100 hari dalam pemberantasan tindak pidana narkoba telah banyak mengungkap peredaran dan menangkap para pelaku, yang ini tentu efeknya nantinya akan berbalik kepada keamanan Kota Medan sendiri,” ujarnya.
Rico menyoroti berbagai jenis narkoba yang berhasil diungkap, termasuk temuan baru berupa pod vaping liquid. Ia menilai peredaran narkoba menjadi ancaman serius bagi generasi muda.
“Kita bisa lihat sendiri begitu banyak jenis narkoba yang telah diungkap, mulai dari sabu, ekstasi, dan hal-hal lainnya. Belum lagi kita lihat ada pot vaping liquid. Ini tentunya barang-barang yang berbahaya, yang tentunya merusak tubuh, pikiran, dan masa depan anak bangsa,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan pengungkapan ini menunjukkan respons cepat aparat terhadap laporan masyarakat.
“Kalau misalnya Polres pasif, tentu ini tidak terungkap. Ini terjadi karena Polrestabes Medan reaktif terhadap laporan-laporan masyarakat, media online, laporan-laporan sekitar,” ujarnya.
Pemerintah Kota Medan, lanjutnya, akan terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk memberantas peredaran narkoba. Ia pun mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif.
“Kami mendorong masyarakat tetap terus melaporkan apabila merasa ada kecurigaan di sekitar kita, di wilayah kita, di lingkungan kita. Pemerintah Kota Medan siap berkoordinasi melalui tingkat kewilayahan kami,” pungkasnya.









