Pada bulan suci Ramadan, penjualan kurma di kawasan Pajak Ikan Lama, Medan, mengalami peningkatan signifikan.
Tingginya minat masyarakat untuk membeli kurma sebagai menu berbuka puasa membuat sejumlah jenis kurma cepat habis, bahkan sebagian stok langsung diborong pembeli dalam jumlah besar sejak awal Ramadan semakin dekat.
Pemilik Toko Al Madinah, Dani, mengatakan kondisi penjualan tahun ini menunjukkan tren yang lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.
Ia menilai peningkatan tersebut dipengaruhi oleh tingginya kebutuhan masyarakat terhadap kurma sebagai makanan sunnah saat berbuka puasa.
“Kalau tahun ini, alhamdulillah lebih baik dari tahun semalam,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (19/02/2026).
Ia mengungkapkan, permintaan yang tinggi membuat beberapa jenis kurma cepat habis dalam waktu singkat, terutama jenis yang paling diminati masyarakat.
“Apalagi semenjak ada permintaan besar, kurma itu agak payah karena barangnya sekali diborong sama orang itu semua,” katanya.
Menurutnya, kurma menjadi salah satu komoditas utama yang dicari masyarakat selama Ramadan, baik untuk konsumsi pribadi maupun persiapan berbagi kepada keluarga dan kerabat.
“Ya mudah-mudahan ramai terus sampai akhir Ramadan, dan seterusnya juga,” ujarnya berharap.
Selain kurma, toko tersebut juga menyediakan berbagai kebutuhan lain seperti sarung, mukena, serta makanan oleh-oleh khas Timur Tengah seperti cokelat dan kacang-kacangan yang turut diminati pembeli menjelang Ramadan.







