Doa qunut Subuh merupakan bacaan yang dianjurkan untuk dibaca pada rakaat kedua shalat Subuh sebelum rukuk.
Doa ini dapat diamalkan baik ketika shalat sendirian maupun saat berjamaah di masjid.
Secara bahasa, kata “qunut” memiliki beberapa makna, seperti berdiri, taat, tunduk, diam, serta doa.
Sedangkan secara istilah, qunut adalah doa yang dibaca dalam shalat pada waktu tertentu saat posisi berdiri.
Hukum Membaca Doa Qunut Subuh
Dilansir dari laman detik.com, menurut pandangan mazhab Syafi’i dan Maliki, membaca doa qunut dalam shalat Subuh hukumnya sunnah.
Pendapat ini dijelaskan dalam berbagai kitab fikih, salah satunya karya Muhammad Jawad Mughniyah.
Imam Nawawi dalam kitab Al-Adzkar juga menyebutkan bahwa hukum membaca doa qunut termasuk sunnah muakkad atau sunnah yang sangat dianjurkan.
Hal ini merujuk pada hadits riwayat Anas bin Malik RA yang menyatakan bahwa Rasulullah SAW senantiasa membaca doa qunut dalam shalat Subuh hingga akhir hayatnya.
Bacaan Doa Qunut Subuh
Berikut adalah dua versi bacaan doa qunut Subuh yang umum diamalkan:
1. Doa Qunut Subuh Versi Pendek
Arab:
اللَّهُمَّ اهْدِنِي فِيْمَنْ هَدَيْتَ، وَعَافِنِي فِيْمَنْ عَافَيْتَ، وَتَوَلَّنِيْ فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ، وَبَارِكْ لِي فِيْمَا أَعْطَيْتَ، وَقِنِي شَرَّمَا قَضَيْتَ، فَإِنَّكَ تَقْضِيَ وَلَا يُقْضَى عَلَيْكَ، وَإِنَّهُ لَا يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ
Latin:
Allaahummah dinii fii man hadaits, wa ‘aafiinii fii man ‘aafaits, wa tawallanii fii man tawallaits, wa baarik lii fii maa a’thaits, wa qinii syarra maa qadhaits, fa innaka taqdhii wa laa yuqdhaa ‘alaik, wa innahuu laa yadzillu man waalaits, tabaarakta rabbanaa wa ta’aalaits.
Artinya:
“Ya Allah, berilah aku petunjuk sebagaimana Engkau memberi petunjuk kepada hamba-Mu yang lain, berilah aku kesehatan sebagaimana Engkau memberi kesehatan kepada mereka, lindungilah aku sebagaimana Engkau melindungi mereka, berkahilah apa yang telah Engkau berikan kepadaku, dan peliharalah aku dari keburukan yang Engkau tetapkan. Sesungguhnya Engkau yang menetapkan dan tidak ada yang dapat menetapkan atas-Mu. Tidak akan hina orang yang Engkau lindungi. Maha Suci Engkau wahai Tuhan kami dan Maha Tinggi.”
2. Doa Qunut Subuh Versi Panjang
Versi panjang doa qunut Subuh juga sering dibaca dalam shalat berjamaah.
Bacaan ini memiliki tambahan kalimat pujian, permohonan ampun, serta shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.
(Isi doa versi panjang tetap dapat diamalkan sesuai teks Arab, latin, dan terjemahan sebagaimana lazim diajarkan dalam kitab-kitab panduan ibadah.)
Keutamaan Membaca Doa Qunut Subuh
Membaca doa qunut Subuh memiliki banyak manfaat bagi umat Islam, di antaranya:
- Mendapat rahmat dan petunjuk dari Allah SWT
- Memperoleh perlindungan dari segala keburukan
- Mendekatkan diri kepada Allah SWT
- Menambah kekhusyukan dalam shalat
- Bagaimana Jika Shalat Subuh Tanpa Qunut?
Terdapat perbedaan pendapat di kalangan ulama mengenai pembacaan doa qunut Subuh. Imam Syafi’i dan Imam Malik berpendapat bahwa qunut Subuh disunnahkan.
Sementara itu, Imam Abu Hanifah dan Imam Ahmad berpendapat bahwa qunut Subuh tidak disunnahkan.
Karena hukumnya sunnah, maka shalat Subuh tetap sah meskipun tidak membaca doa qunut.
Tidak membaca qunut tidak membatalkan shalat dan tidak mengurangi keabsahannya.
Kesimpulan
Doa qunut Subuh adalah doa yang dianjurkan untuk dibaca pada rakaat kedua shalat Subuh sebelum rukuk.
Hukumnya sunnah menurut sebagian besar ulama, terutama dalam mazhab Syafi’i dan Maliki.
Membaca doa qunut Subuh memberikan banyak manfaat, seperti mendekatkan diri kepada Allah SWT, memohon perlindungan, serta meraih keberkahan hidup.
Namun, jika seseorang tidak membacanya, shalat Subuh tetap sah dan tidak bermasalah.
Dengan memahami bacaan dan hukumnya, umat Islam dapat menjalankan ibadah shalat Subuh dengan lebih tenang, khusyuk, dan sesuai tuntunan syariat.
Sumber : detik.com










