KUR BSI 2026 kembali menjadi pilihan utama pembiayaan syariah bagi pelaku UMKM yang membutuhkan tambahan modal usaha tanpa unsur riba.
Awal tahun dinilai sebagai momentum terbaik untuk mengajukan KUR BSI 2026, karena pelaku usaha dapat memperoleh modal segar dengan skema syariah yang aman, transparan, dan menenangkan hati.
Masalah permodalan masih menjadi tantangan besar di sektor perdagangan dan jasa. Tidak sedikit pelaku UMKM yang terhambat pengembangan usahanya akibat keterbatasan dana, ditambah kekhawatiran menghadapi proses perbankan yang rumit dan verifikasi berlapis.
Menjawab tantangan tersebut, Bank Syariah Indonesia (BSI) melakukan evaluasi sistem penyaluran pembiayaan. Pada KUR BSI 2026, validasi data diperketat namun akses justru dipermudah bagi nasabah dengan rekam jejak keuangan yang baik.
Penilaian pembiayaan kini lebih menitikberatkan pada arus kas riil usaha serta kesesuaian data kependudukan.
Dengan memahami mekanisme terbaru KUR BSI 2026, calon debitur dapat menyiapkan dokumen sejak awal sehingga peluang pengajuan disetujui semakin besar. Modal usaha pun dapat segera berputar dan operasional bisnis berjalan lebih optimal.
Syarat Pengajuan KUR BSI 2026
Pengajuan KUR BSI 2026 mensyaratkan calon debitur merupakan Warga Negara Indonesia yang cakap hukum dan memiliki usaha produktif minimal telah berjalan selama 6 bulan.
Dokumen utama yang wajib disiapkan meliputi KTP, Kartu Keluarga, serta NIB atau Surat Izin Usaha yang masih berlaku sesuai domisili.
Selain itu, pemohon KUR BSI 2026 tidak sedang menerima pembiayaan modal kerja dari bank lain, kecuali kredit konsumtif tertentu.
Keselarasan antara data fisik dan digital menjadi faktor krusial, karena perbedaan sekecil apa pun dapat menyebabkan sistem menolak pengajuan.
Baca Juga :KUR Mandiri 2026, Solusi Pinjaman Modal Usaha Bunga Rendah untuk UMKM
Untuk pengajuan plafon di atas Rp50 juta, NPWP aktif menjadi syarat mutlak. Bagi pemohon yang telah menikah, persetujuan pasangan secara tertulis wajib dilampirkan sebagai bagian dari prinsip kehati-hatian perbankan syariah.
Nasabah dengan riwayat kredit juga harus memastikan status SLIK OJK berada pada kolektibilitas 1 (lancar). Riwayat kredit bermasalah menjadi salah satu faktor utama penghambat persetujuan KUR BSI 2026.
Angsuran KUR BSI 2026 Plafon Rp10–500 Juta
Dilansir dari bungkuselatan, berikut estimasi angsuran KUR BSI 2026 dengan margin setara 6 persen efektif per tahun yang dikonversi ke skema syariah:
Plafon Rp10 juta
- Tenor 12 bulan: Rp860.664
- Tenor 24 bulan: Rp443.206
- Tenor 36 bulan: Rp304.219
- Tenor 48 bulan: Rp234.850
Plafon Rp25 juta
- Tenor 12 bulan: Rp2.151.660
- Tenor 24 bulan: Rp1.108.015
- Tenor 36 bulan: Rp760.548
- Tenor 48 bulan: Rp587.125
Baca Juga : Pentingnya Dana Hari Tua: Strategi Menyiapkan Dana Pensiun
Plafon Rp50 juta
- Tenor 12 bulan: Rp4.303.320
- Tenor 24 bulan: Rp2.216.030
- Tenor 36 bulan: Rp1.521.096
- Tenor 48 bulan: Rp1.174.250
Plafon Rp100 juta
- Tenor 12 bulan: Rp8.606.640
- Tenor 24 bulan: Rp4.432.060
- Tenor 36 bulan: Rp3.042.190
- Tenor 48 bulan: Rp2.348.500
Plafon Rp200 juta
- Tenor 12 bulan: Rp17.213.280
- Tenor 24 bulan: Rp8.864.120
- Tenor 36 bulan: Rp6.084.380
- Tenor 48 bulan: Rp4.697.000
Plafon Rp500 juta
- Tenor 12 bulan: Rp43.033.200
- Tenor 24 bulan: Rp22.160.300
- Tenor 36 bulan: Rp15.210.950
- Tenor 48 bulan: Rp11.742.500
Tabel KUR BSI 2026
Agar lebih mudadh dipahami berikut angsuran KUR BSI dalam bantuk tabel.
| Plafon Pinjaman | Tenor 12 Bulan | Tenor 24 Bulan | Tenor 36 Bulan | Tenor 48 Bulan |
|---|---|---|---|---|
| Rp10 juta | Rp860.664 | Rp443.206 | Rp304.219 | Rp234.850 |
| Rp25 juta | Rp2.151.660 | Rp1.108.015 | Rp760.548 | Rp587.125 |
| Rp50 juta | Rp4.303.320 | Rp2.216.030 | Rp1.521.096 | Rp1.174.250 |
| Rp100 juta | Rp8.606.640 | Rp4.432.060 | Rp3.042.190 | Rp2.348.500 |
| Rp200 juta | Rp17.213.280 | Rp8.864.120 | Rp6.084.380 | Rp4.697.000 |
| Rp500 juta | Rp43.033.200 | Rp22.160.300 | Rp15.210.950 | Rp11.742.500 |
Besaran angsuran KUR BSI 2026 dapat berubah mengikuti kebijakan margin terbaru dari BSI Pusat. Pemohon disarankan memilih tenor sesuai kemampuan arus kas bersih usaha agar pembayaran tetap lancar.
Jenis KUR BSI 2026
Layanan KUR BSI 2026 terbagi ke dalam tiga kategori utama:
1. KUR Super Mikro BSI
Ditujukan untuk usaha rintisan dan skala rumahan dengan plafon hingga Rp10 juta tanpa agunan tambahan. Program ini dirancang untuk mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat bawah dengan biaya administrasi sangat ringan.
Baca Juga : KUR BRI 2026 Berapa Angsuran Per Bulan? Ini Tabel Lengkapnya
2. KUR Mikro BSI
Menjadi produk paling diminati dengan plafon di atas Rp10 juta hingga Rp100 juta. Proses pencairan KUR BSI 2026 Mikro relatif cepat dan cocok untuk pedagang pasar maupun pelaku usaha harian.
3. KUR Kecil BSI
Diperuntukkan bagi usaha yang sudah mapan dengan plafon di atas Rp100 juta hingga Rp500 juta. Pengajuan KUR BSI 2026 Kecil mewajibkan agunan tambahan seperti BPKB kendaraan atau sertifikat tanah.
Cara Pengajuan KUR BSI 2026 Secara Online
Pengajuan KUR BSI 2026 online dapat dilakukan melalui aplikasi BSI Mobile atau website Salam Digital. Calon debitur cukup mengisi formulir, mengunggah dokumen, dan menunggu proses verifikasi dari petugas bank.
Setelah pengajuan online, petugas akan melakukan survei langsung ke lokasi usaha. Oleh karena itu, pemohon tetap perlu mempersiapkan usaha agar terlihat aktif dan sesuai dengan data yang disampaikan.
Tips Agar Lolos Survei KUR BSI 2026
Keberhasilan pengajuan KUR BSI 2026 sangat ditentukan oleh kesesuaian data dengan kondisi lapangan. Pastikan usaha benar-benar berjalan, memiliki pembukuan sederhana, serta pemohon bersikap kooperatif saat survei.
Pemisahan keuangan pribadi dan usaha, kejujuran data, serta kesiapan dokumen menjadi kunci utama dalam proses penilaian pembiayaan syariah.
Keunggulan KUR BSI 2026 Dibanding Kredit Konvensional
Keunggulan KUR BSI 2026 terletak pada penggunaan akad Murabahah atau Ijarah yang bebas riba dan spekulasi. Angsuran disepakati sejak awal dan tidak terpengaruh fluktuasi suku bunga.
Selain itu, denda keterlambatan dialokasikan sebagai dana sosial, bukan keuntungan bank. BSI juga aktif memberikan pendampingan dan pelatihan bagi UMKM binaan agar usaha berkembang secara berkelanjutan dan penuh keberkahan.
Kesimpulan
KUR BSI 2026 menjadi pilihan pembiayaan syariah terbaik bagi UMKM yang membutuhkan modal usaha tanpa riba.
Dengan syarat yang jelas, angsuran terjangkau, dan proses pengajuan yang semakin mudah, KUR BSI 2026 membantu pelaku usaha menjaga arus kas tetap sehat serta mendorong pengembangan bisnis secara berkelanjutan dan penuh keberkahan.
Sumber: bungselatan.id










