Ekonomi Informasi
Beranda / Informasi / Daftar Bunga Deposito Terbaru April 2026: Perbandingan BRI, BNI, dan Mandiri

Daftar Bunga Deposito Terbaru April 2026: Perbandingan BRI, BNI, dan Mandiri

Instrumen deposito masih menjadi pilihan investasi aman dengan imbal hasil relatif stabil di tengah dinamika ekonomi. Memasuki akhir April 2026, sejumlah bank besar seperti BRI, BNI, dan Mandiri kembali memperbarui tingkat suku bunga deposito yang ditawarkan kepada nasabah.



Bunga Deposito BRI: Kompetitif untuk Tenor Pendek

Bank Rakyat Indonesia (BRI) menawarkan suku bunga deposito yang cukup menarik, terutama untuk penempatan dana jangka pendek. Untuk tenor 1 hingga 3 bulan, bunga berada di kisaran sekitar 3,00% per tahun.

Sementara itu, untuk tenor lebih panjang seperti 6 bulan, bunga sedikit menurun menjadi sekitar 2,75%. Adapun deposito dengan jangka waktu 12 hingga 24 bulan berada di level sekitar 2,50%.

Kondisi ini menjadikan BRI cukup kompetitif bagi investor yang mengincar return lebih tinggi dalam waktu singkat.

Bunga Deposito BNI: Stabil dan Terjangkau

Berbeda dengan BRI, Bank Negara Indonesia (BNI) cenderung menawarkan suku bunga yang lebih stabil di berbagai tenor.

Untuk tenor 1 bulan, bunga deposito BNI berada di kisaran 2,25%. Kemudian naik menjadi sekitar 2,50% untuk tenor 3 bulan, dan mencapai 2,75% pada tenor 6 bulan.

Sementara untuk tenor 12 hingga 24 bulan, bunga kembali stabil di level 2,50%.

Selain itu, setoran awal deposito di BNI relatif terjangkau, sehingga cocok bagi investor pemula.



Bunga Deposito Mandiri: Konsisten di Semua Tenor

Bank Mandiri menawarkan tingkat bunga deposito yang cenderung merata di berbagai jangka waktu.

Untuk tenor pendek seperti 1 dan 3 bulan, bunga berada di sekitar 2,25%. Sedangkan untuk tenor menengah hingga panjang (6–24 bulan), tingkat bunga berada di kisaran 2,50%.

Stabilitas ini membuat Mandiri menjadi pilihan bagi nasabah yang mengutamakan kepastian imbal hasil.

Tren Deposito April 2026

Secara umum, suku bunga deposito perbankan di Indonesia masih berada dalam tren stabil dengan kisaran 2%–3%. Hal ini dipengaruhi oleh kebijakan moneter serta kondisi likuiditas perbankan.

Deposito tetap diminati karena risikonya rendah dibanding instrumen investasi lain, meskipun tingkat keuntungannya tidak setinggi produk berbasis pasar modal.



Kesimpulan

Per akhir April 2026, BRI menawarkan bunga deposito paling tinggi terutama untuk tenor pendek, sementara BNI dan Mandiri cenderung stabil di kisaran menengah.

Pilihan terbaik tergantung pada kebutuhan investasi:

  • BRI cocok untuk imbal hasil lebih tinggi jangka pendek
  • BNI ideal bagi pemula dengan setoran ringan
  • Mandiri unggul dalam stabilitas bunga

Dengan memahami perbedaan ini, nasabah dapat menentukan strategi penempatan dana yang lebih optimal.

Sumber : https://www.cnbcindonesia.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan