Informasi
Beranda / Informasi / Lengkap! Doa Saat Hujan, Petir, dan Meminta Hujan Reda Beserta Artinya

Lengkap! Doa Saat Hujan, Petir, dan Meminta Hujan Reda Beserta Artinya

Lengkap! Doa Saat Hujan, Petir, dan Meminta Hujan Reda Beserta Artinya
Lengkap! Doa Saat Hujan, Petir, dan Meminta Hujan Reda Beserta Artinya

Dalam kehidupan sehari-hari, fenomena alam seperti turunnya hujan tidak hanya memiliki makna secara ilmiah, tetapi juga mengandung nilai spiritual yang penting dalam ajaran Islam.

Hujan dalam Islam sering dipandang sebagai bentuk rahmat dan kasih sayang Allah SWT kepada seluruh makhluk-Nya.

Air hujan memberikan banyak manfaat bagi kehidupan, mulai dari memenuhi kebutuhan air, menyuburkan tanaman, hingga menciptakan suasana yang sejuk dan menenangkan.

Karena itu, ketika hujan turun, umat Islam dianjurkan untuk memanfaatkannya sebagai momen berdoa kepada Allah SWT.



Anjuran Berdoa Saat Hujan

Rasulullah SAW mencontohkan kepada umatnya untuk memanjatkan doa ketika hujan turun.

Momen ini termasuk waktu yang baik untuk berdoa dan memohon kebaikan. Dilansir dari laman cahaya.kompas.com

Doa Ketika Turun Hujan

Berikut bacaan doa yang dianjurkan saat hujan turun:

Arab:
اللَّهُمَّ صَيِّباً ناَفِعاً

Latin:
Allaahumma shoyyiban naafi’aa.

Artinya:
“Ya Allah, turunkanlah kepada kami hujan yang membawa manfaat.”



Doa Ketika Turun Petir

Hujan terkadang disertai dengan petir. Dalam kondisi tersebut, dianjurkan membaca doa berikut:

Arab:
اللَّهُمَّ لاَ تَقْتُلْنَا بِغَضَبِكَ وَلاَ تُهْلِكْنَا بِعَذَابِكَ وَعَافِنَا قَبْلَ ذَلِكَ

Latin:
Allaahumma laa taqtulna bi ghodhobika, wa laa tuhlikna bi ’adhaabika, wa ’aafina qabla dhalik.

Artinya:
“Ya Allah, janganlah Engkau membinasakan kami dengan murka-Mu, jangan pula Engkau menghancurkan kami dengan azab-Mu, dan berilah kami keselamatan sebelum itu.”



Doa Memohon Agar Hujan Reda

Jika hujan turun dengan sangat deras dan dikhawatirkan menimbulkan bahaya, umat Islam diperbolehkan memohon agar hujan dialihkan:

Arab:
اللَّهُمّ حَوَالَيْنَا وَلَا عَلَيْنَا,اللَّهُمَّ عَلَى الْآكَامِ وَالْجِبَالِ وَالظِّرَابِ وَبُطُونِ الْأَوْدِيَةِ وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ

Latin:
Allaahumma hawaalainaa wa laa ’alainaa. Allaahumma ’alal akami wal jibaali, wazh zhiroobi, wa buthunil audiyati, wa manaabitisy syajar.

Artinya:
“Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami, bukan untuk mencelakakan kami. Ya Allah, turunkanlah hujan di dataran tinggi, gunung, bukit, lembah, dan tempat tumbuhnya pepohonan.”

Hikmah Turunnya Hujan

Turunnya hujan mengandung berbagai pelajaran dan manfaat bagi manusia, di antaranya:

1. Sebagai bentuk keberkahan
Dalam Al-Qur’an disebutkan bahwa air hujan membawa keberkahan yang menumbuhkan berbagai tanaman dan kehidupan di bumi (QS. Qaaf: 9).

2. Membersihkan dan menenangkan jiwa
Hujan juga disebut sebagai sarana penyucian dan dapat menghilangkan gangguan, sebagaimana dijelaskan dalam QS. Al-Anfal ayat 11.

3. Waktu mustajab untuk berdoa
Hujan termasuk waktu yang dianjurkan untuk berdoa karena memiliki peluang besar untuk dikabulkan, sebagaimana disebutkan dalam hadits Rasulullah SAW (HR. Baihaqi).



Kesimpulan

Hujan bukan hanya fenomena alam, tetapi juga merupakan rahmat dari Allah SWT yang membawa banyak manfaat bagi kehidupan.

Dalam Islam, turunnya hujan menjadi momen istimewa untuk berdoa dan mendekatkan diri kepada Allah.

Dengan mengamalkan doa-doa yang diajarkan Rasulullah SAW saat hujan, petir, maupun ketika hujan deras, umat Islam dapat mengambil hikmah serta keberkahan dari setiap turunnya hujan.

Sumber : https://cahaya.kompas.com/

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan